Menurut gelandang berusia 21 tahun itu, dirinya sangat betah tinggal di Paris dan mengagumi keindahan kota yang juga dikenal sebagai kiblat dunia fashion tersebut. Mantan pemain Pescara itu menyatakan ingin tinggal selama mungkin di kota Paris. "Paris adalah sebuah kota yang sangat indah. Saya bersedia tinggal disini di sisa hidup saya. Saat ini, saya tidak punya niatan untuk hijrah dari Paris." ujar Verratti dalam wawancara dengan beIN Sport. Verratti diboyong oleh Paris Saint-Germain pada musim panas tahun 2012 silam dari Pescara. Keputusan ini sempat disayangkan oleh publik sepakbola Italia, mengingat saat itu Juventus juga kepincut kepada Verratti. Isu santernya kepindahan Verratti ke Serie A muncul tidak lain tidak bukan karena sengitnya persaingan di lini tengah PSG untuk memperebutkan posisi starting line-up. Verratti harus bersaing dengan Blaise Matuidi, Thiago Motta, Javier Pastore, dan Mathieu Bodmer untuk mengisi dua posisi gelandang jangkar di sentral lapangan tengah. Persaingan ini bertambah ketat dengan kehadiran Yohan Cabaye, yang dibajak dari Newcastle United pada bursa transfer bulan Januari kemarin. Mengenai kedatangan Cabaye, Verratti pun angkat bicara. "Yohan adalah sosok yang luar biasa. Dia akan membantu kami karena dia adalah pemain hebat. Meskipun saya tahu dia datang kesini untuk bermain sebagai gelandang tengah, saya sama sekali tidak merasa terancam." tuntas Verratti. Verratti sendiri musim ini sudah tampil sebanyak 25 kali bersama PSG di semua ajang kompetisi, namun belum mencetak gol sebiji pun.
Verratti: Saya Ingin Selamanya Tinggal di Paris!
BolaSkor - Minggu, 16 Februari 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 29 Juni 2026
PSG Rekrut Penjaga Gawang AC Milan
Sabtu, 27 Juni 2026
Rekrut Goncalo Ramos dari PSG, AC Milan Pecahkan Rekor Transfer
Kamis, 25 Juni 2026
Antonio Conte Kembali Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030
Selasa, 09 Juni 2026
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Minggu, 07 Juni 2026
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Sabtu, 06 Juni 2026
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
PILIHAN EDITOR
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026