Sabella didapuk sebagai pelatih Timnas Argentina pada 2011 lalu. Pelatih berusia 59 tahun itu tampil cemerlang dan berhasil mengantar Argentina menjejaki final Piala Dunia sejak 24 tahun silam. Argentina pun dibawa Sabella tak terkalahkan di Piala Dunia 2014. Albiceleste melangkah ke babak 16 besar dengan menyapubersih kemenangan dari tiga laga dan berstatus sebagai juara grup. Tim Tango kemudian menekuk Swiss, Belgia, dan Belanda. Kini, Sabella tinggal selangkah lagi memberikan trofi Piala Dunia ketiga bagi Argentina. "Dia akan mundur. Apapun yang terjadi, Sabella akan meninggalkan timnas. Agentina juara atau tidak, ini adalah akhir dari sebuah era," ungkap agen Sabella, Euginio Lopez kepada Harian Ole. "Setidaknya itu yang saya percayai. Dia mungkin akan mengubah pemikirannya tapi saya meragukan itu." Argentina sukses dua kali mengalahkan Jerman di tiga pertemuan terakhir sejak 2010. Namun, bukan di partai kompetitif. Satu-satunya pertemuan kedua tim di laga kompetitif terjadi pada perempatfinal Piala Dunia 2010, dimana Jerman menang empat gol tanpa balas. "Ide-ide Alejandro berbeda dari manajemen (yang menginginkan dia berlanjut). Sebuah era berakhir. Sejak awal dia selalu ingin menyudahi Piala Dunia lalu mengucapkan selamat tinggal kepada tim," kata Lopez.
Usai Lawan Jerman, Sabella Tinggalkan Argentina
BolaSkor - Sabtu, 12 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 23 Juni 2026
Tutorial Cara Menghentikan Lionel Messi yang Sudah Mencetak 5 Gol di Piala Dunia 2026
Selasa, 23 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup I-J Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Tak Terbendung
Selasa, 23 Juni 2026
Daftar Tim yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Terkini Argentina, Prancis, dan Norwegia
Selasa, 23 Juni 2026
Schlotterbeck Absen di Sisa Turnamen, Jerman Tetap Percaya Diri
Selasa, 23 Juni 2026
Miroslav Klose Senang Status Top Skorer Sepanjang Masa Piala Dunia Disalip Messi
Selasa, 23 Juni 2026
Sederet Rekor yang Diukir Lionel Messi usai Argentina Tumbangkan Austria
Selasa, 23 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Argentina Taklukkan Austria 2-0, Lionel Messi Pecahkan Rekor
Senin, 22 Juni 2026
Jeda Minum di Piala Dunia 2026 Dinilai Menguntungkan Tim Lemah
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026