Football

Sport

Feature

Result

Show

Inggris Berita

Usai Kritik Gaya Main Liverpool, Publik Ramai-ramai Menyerang Mohamed Salah

Arief Hadi - Selasa, 19 Mei 2026

BolaSkor.com - Bintang Liverpool berusia 33 tahun, Mohamed Salah, akan meninggalkan klub di akhir musim ini meski masih punya kontrak hingga 2027.

Menjelang kepergiannya seiring musim 2025/2026 yang akan berakhir, Mo Salah kembali membuat geger publik melalui pernyataannya.

Usai kekalahan 2-4 Liverpool melawan rival perebutan zona Liga Champions, Aston Villa, Mo Salah menyindir gaya main Liverpool yang berubah drastis di era Arne Slot.

Baca Juga:

Sindir Gaya Main Liverpool, Mohamed Salah Pergi dengan Menambah Tekanan Arne Slot

Liverpool Ukir Rekor Memalukan, Arne Slot Berharap Besar pada Bursa Transfer

Liverpool Telan Kekalahan Ke-12, Arne Slot Ogah Dikaitkan dengan Masa Depannya

Dalam ucapannya, Mo Salah menilai identitas bermain Liverpool adalah heavy metal yang sebelumnya diterapkan Jurgen Klopp.

Ramai-ramai Diserang Publik

Mohamed
Mohamed Salah (x/LFC)

Apa yang dituturkan Mo Salah melalui media sosial banyak direspons oleh pemain Liverpool, juga mantan rekan setimnya seperti Trent Alexander-Arnold.

Akan tapi tidak semua menyukainya, seperti beberapa pandit sepak bola yang menilai sikap Mo Salah arogan dan tidak menghargai Slot sebagai pelatih.

"Dia (Mo Salah) adalah sosok yang diidolakan oleh setiap penggemar Liverpool sejak ia mengenakan seragam merah, dan dia selalu memberikan hati, jiwa, dan segalanya untuk Liverpool, para penggemar Liverpool, dan Liverpool Football Club," kata Steven Nicol, eks Liverpool, kepada ESPN.

"Tetapi melakukan ini sekarang, tepat di akhir masa baktinya di Liverpool, saya pikir ini benar-benar gila."

"Dan saya tidak mengerti. Apakah dia marah? Apakah dia marah pada manajer? Maksud saya, ayolah. Saya tidak mengerti mengapa dia melakukan ini."

Pun demikian datang dari mantan pemain Liverpool lainnya, Jamie Carragher, yang menilai Mo Salah egois.

"Saya tidak terkejut. Saya sudah bilang ke semua orang, sesuatu yang lain akan terjadi sebelum akhir musim," imbuh Carragher.

"Dia akan menjatuhkan bom lain, sedikit seperti yang dilakukan Ronaldo saat meninggalkan Manchester United."

"Saya pikir itu mungkin akan terjadi setelah akhir musim ketika dia pindah, tetapi ternyata tidak."

"Kurang dari dua tahun yang lalu, saya menyebutnya egois karena melakukan wawancara, dan saya pikir itu masih berlaku lagi," urainya.

Baca Artikel Asli