Dalam laga ini pelatih Bayern, Pep Guardiola, memainkan perpaduan pemain senior dengan pemain muda. Tiga orang rekrutan anyar Die Roten antara lain, Robert Lewandowski, Sebastian Rode dan Juan Bernat diturunkan sejak awal laga. Pun dengan dua pemain muda Pierre Hojbjerg dan Gianluca Gaudino. Bayern mampu unggul lebih dulu lewat tandukan penyerang gaek Claudio Pizarro di menit 10. Pizarro berhasil memanfaatkan umpan sepak pojok Franck Ribery lewat tandukannya, untuk membobol gawang Antonio Rodriguez. Pizarro kemudian kembali mendapat peluang emas masing-masing di menit 24 dan 32, sayang penyerang asal Peru tersebut masih belum mampu menambah pundi golnya. Keunggulan 1-0 Bayern Muenchen bertahan hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Pep Guardiola memasukan defender Holger Badstuber yang telah pulih cedera dan bintang muda Xherdan Shaqiri. Badstuber masuk menggantikan Sebastian Rode menit 53, sedang Shaqiri masuk menggantikan Claudio Pizarro menit 57. Meski mendominasi penguasaan bola, namun di babak kedua Bayern agak kesulitan untuk menembus barisan pertahanan Guadalajara. Selain itu, kombinasi permainan yang belum padu, menyebabkan The Bavarians seringkali gagal memanfaatkan peluang. Menit 74, aksi Franck Ribery hampir saja menambah keunggulan Bayern Muenchen. Penetrasinya dalam kotak penalti berhasil menusuk jantung pertahanan Guadalajara. Sayang penyelesaian akhir Ribery kurang sempurna, bola sepakannya masih menyamping di sisi gawang. Kiper kedua Bayern, Tom Starke, melakukan penyelamatan gemilang di menit 81. Starke berhasil mematahkan peluang emas Carlos Fierro yang tepat berada di hadapannya tanpa pengawalan. Dengan tenang, Starke berhasil menghalau bola sepakan Fierro. Menjelang akhir pertandingan, pemain muda Bayern Lucas Scholl mampu mencetak sebuah gol. Sayang gol tersebut dianulir wasit lantaran putra Mehmet Scholl tersebut terjebak dalam posisi offside. Hingga laga usai kemenangan tipis 1-0 tetap menjadi milik Bayern Muenchen. Bayern Muenchen: 22. Tom Starke (Gk); 20. Sebastian Rode (Holger Badstuber'53), 13. Rafinha, 27. David Alaba, 18. Juan Bernat, 5. Gianluca Gaudino, 7. Franck Ribery (Diego Contento'84), 8. Javi Martinez (Ylli Sallahi'89), 34. Pierre Hojbjerg, 9. Robert Lewandowski (Lucas Scholl'83), 14. Claudio Pizarro (Xherdan Shaqiri'57). Pelatih: Pep Guardiola (Spanyol) CD Guadalajara: 1. Antonio Rodriguez (Gk) (Luis Michel'71); 4. Jair Pereira (Nestor Vidrio'46), 30. Carlos Salcido, 16. Gerardo Rodriguez (Edgar Solis'63), 15. Fernando Arce (David Toledo'72), 5. Patricio Araujo, 20. Israel Castro (Jorge Enriquez'64), 10. Angel Reyna, 17. Jesus Sanchez, 11. Aldo de Nigris (Carlos Fierro'63), 9. Omar Bravo (Sergio Napoles'72). Pelatih: Carlos Bustos (Argentina)
Bayern Muenchen Menang Tipis Atas GuadalajaraUji Coba Internasional
BolaSkor - Jumat, 01 Agustus 2014
- #Holger Badstuber
- #Gianluca Gaudino
- #Xherdan Shaqiri
- #Laga Uji Coba
- #Tom Starke
- #Claudio Pizarro
- #Carlos Fierro
- #Bayern Muenchen Vs CD Guadalajara
- #Franck Ribery
- #Red Bull Stadium
- #Pep Guardiola
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 26 Mei 2026
Michael Jordan Ramaikan Pesta Perpisahan Pep Guardiola
Senin, 25 Mei 2026
Pep Guardiola Beri Pesan Penting kepada Manchester City soal Penggantinya
Senin, 25 Mei 2026
Bukan Deretan Trofi, Pep Guardiola Ungkap Dua Hal Terpenting dalam Satu Dekade di Manchester City
Jumat, 22 Mei 2026
Sederet Statistik dari 10 Tahun Manchester City di Era Pep Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Pekan Terakhir Premier League: Tottenham Terancam Degradasi, Man City Terakhir Kali Dilatih Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Sang Pembuat Sejarah, Pep Guardiola Akrab dengan Rekor
Jumat, 22 Mei 2026
Akhir Sebuah Era! Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Manchester City
Rabu, 20 Mei 2026
Prediksi Masa Depan Pep Guardiola jika Berpisah dengan Manchester City
Rabu, 20 Mei 2026
Jika Pep Guardiola Pergi, Man City Bisa Seperti Man United Setelah Ditinggal Sir Alex Ferguson
Rabu, 20 Mei 2026
Manchester City Imbang, Pep Guardiola Beri Ucapan Selamat kepada Arsenal
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026