Menurunkan komposisi pemain terbaik, Indonesia U-19 coba mematenkan skema 4-3-3. Kalah dalam hal postur tubuh, Tim Garuda Jaya memainkan umpan pendek satu-dua sentuhan dengan mengandalkan kecepatan. Peluang terbaik sempat dimiliki pasukan Indra Sjafri saat laga menginjak menit ke-11. Berawal dari skema serangan balik, Ilham Udin lepas dari kawalan pertahanan Atletico B. Namun sayang, sepakan Ilham masih lemah dan melebar ke samping gawang. Menit ke-15, Hargianto melepaskan tendangan spekulasi dari jarak jauh setelah momen tak terhalang. Upaya Hargianto tetap tak membuahkan hasil lantaran kiper Atletico, Bernabe Barragan, sigap dalam menangkap bola. Serangan demi serangan pasukan Timnas U-19 akhirnya membuahkan hasil. Maldini Pali mengawali serangan dengan melancarkan tendangan keras namun masih membentur pertahanan El Atleti. Tanpa buang kesempatan, Paulo Sitanggang langung menyambar bola liar untuk menaklukkan Bernabe dari luar kotak penalti pada menit ke-17. Atleico yang tampil lebih lambat coba memanfatkan tinggi badan dengan melayangkan umpan jauh dan sesekali mengeksplorasi sisi sayap untuk memberikan umpan silang kepada dua penyerang mereka. Meski begitu, alur serangan mereka selalu buntu begitu sampai di area Hansamu Pranata, selain karena Ravi Murdianto juga masih terlihat tangguh. Gawang Ravi akhirnya bobol pada menit ke-25. Berawal dari pergerakan Ian Gonzales yang tenang dalam memberikan umpan datar di dalam kotak penalti, Zubi mudah saja menjebol gawang Indonesia. Hingga turun minum, tak ada gol lagi tercipta. Susunan pemain Atletico Madrid B (4-4-2): Bernabe; Angel, Konstantinos, Corral, Diez; Xu Xin, Robles, Galan, Zubi; Ian Gonzales, Ivi. Indonesia U-19 (4-3-3): Ravi; Putu Gede, Hansamu, Sahrul, Faturohman; Paulo, Hargianto, Evan Dimas; Maldini, Muchlis, Ilham Udin.
Timnas U-19 Imbangi Atletico Madrid B Babak I
BolaSkor - Selasa, 16 September 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 16 Desember 2025
Timnas Indonesia U-22 Tak Penuhi Target, PSSI Pecat Indra Sjafri
Minggu, 14 Desember 2025
Indra Sjafri Menjawab Isu Keretakan di Ruang Ganti Timnas Indonesia U-22
Minggu, 14 Desember 2025
Bung Towel Sebut Zainudin Amali Bertanggung Jawab atas Gugurnya Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Minggu, 14 Desember 2025
SEA Games 2025: Terkait Keributan pada Laga Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar, Indra Sjafri Beri Penjelasan
Selasa, 09 Desember 2025
SEA Games 2025: Lolos atau Tidak ke Semifinal, Fokus Timnas Indonesia U-22 Hanya Kalahkan Myanmar
Selasa, 09 Desember 2025
SEA Games 2025: Kebobolan dari Throw-in, Pemain Timnas Indonesia U-22 Tidak Jalankan Skema dengan Baik
Senin, 08 Desember 2025
Komentar Indra Sjafri Usai Timnas Indonesia U-22 Kalah dari Filipina
Senin, 08 Desember 2025
Cara Menonton dan Link Streaming Timnas U-22 vs Filipina di SEA Games 2025, Senin 8 Desember
Jumat, 05 Desember 2025
Kamboja Mundur dari SEA Games 2025, Timnas Indonesia U-22 Merasa Diuntungkan
Jumat, 05 Desember 2025
Skuad Lengkap, Timnas Indonesia U-22 Tatap Laga Perdana SEA Games 2025 dengan Percaya Diri
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026