Football

Sport

Feature

Result

Show

Ragam Feature Inggris Berita

Tim Invincibles Arsenal Ketika Memenangi Titel Premier League 2004 dan Nasibnya Saat Ini

Arief Hadi - Rabu, 20 Mei 2026

BolaSkor.com - 22 tahun berlalu sejak Arsenal memenangi titel Premier League 2004 dan pada 2026, The Gunners mengakhiri penantian panjang tersebut.

Di era Mikel Arteta, setelah tujuh tahun kurang melatih, Arsenal memenangi titel Premier League 2025/2026 usai unggul empat poin dari Manchester City dengan sisa satu laga terakhir.

22 tahun bukan waktu yang sebentar. Sebagai contoh di Indonesia pemilu pertama terjadi, tidak lagi melalui MPR, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Jusuf Kalla memenangi pemilu dua putaran - SBY jadi Presiden keenam RI pada 2004.

Baca Juga:

5 Laga Penentu Arsenal dalam Perjalanan Meraih Titel Premier League 2025/2026

Mikel Arteta, Pengukir Sejarah dan Salah Satu Pelatih Terhebat Sepanjang Masa Arsenal

Akhiri 22 Tahun Penantian Titel Premier League, Arsenal Dapat Pesan dari Arsene Wenger

Dalam kurun waktu dua dekade lebih itu juga, skuad Arsenal yang terakhir memenangi titel Premier League pada 2004 telah menempuh jalan hidupnya masing-masing.

Pada 2004 juga Arsenal-nya Arsene Wenger diingat sebagai tim Invincibles karena tak terkalahkan selama semusim.

Mengambil dari susunan pemain terakhir kala Arsenal juara pada 2004 saat imbang 2-2 lawan Tottenham Hotspur, berikut nama-namanya serta nasibnya saat ini:

Jens Lehmann

Jens Lehmann (Foto: These Football Times)

Kiper legendaris Arsenal selain David Seaman. Bermain pada medio 2003-2008, pergi ke Stuttgart, dan sempat kembali lagi ke Arsenal pada 2011.

Pasca pensiun, Lehmann pernah menjadi asisten pelatih di Augsburg pada 2019 dan kini jadi pandit sepak bola di Jerman, usia 56 tahun.

Lauren

Mantan bek kanan tangguh Arsenal yang bermain selama tujuh tahun (2000-2007) sebelum pindah ke Portsmouth, pensiun pada 2010 dengan Cordoba.

Lauren dikenal sebagai bek yang kuat, sulit dilewati, dengan ketahanan fisik serta tekel yang bagus.

Saat ini, Lauren (49 tahun) tinggal di Sevilla dan bekerja sebagai duta besar klub.

Sol Campbell

Sol Campbell (Foto: Getty Images)

Bek yang menggabungkan kekuatan fisik dengan kecepatan serta penempatan posisi yang bagus. Sol Campbell salah satu bek tengah terbaik yang pernah diproduksi Inggris.

Bermain selama dua periode (2001-2006 dan 2010), Campbell pensiun pada 2011 dengan Newcastle United dan terakhir menjalani karier sebagai pelatih di Macclesfield Town serta Southend United pada 2020.

Kolo Toure

Fans Arsenal tidak akan melupakan nama yang satu ini. Agresif, serba bisa di lini belakang, dan cepat kala bermain sebagai bek tengah pada medio 2013-2016.

Kolo Toure, 45 tahun, pensiun pada 2017 di Celtic dan pernah melatih Wigan Athletic pada 2022, dipecat, dan kini jadi asisten Pep Guardiola di Man City.

Ashley Cole

Ashley Cole (Foto: Bleacher Report)

Produk dari akademi muda Arsenal. Ashley Cole memenangi dua titel liga, tiga Piala FA di Arsenal sebelum pergi dengan kontroversial ke Chelsea pada 2006.

Raihan trofi Cole bersama Chelsea semakin banyak dan setelah pensiun, menjalani peran kepelatihan di Derby County, Everton, dan Inggris U-021. Saat ini, Cole menjadi pelatih kepala tim Serie B, Cesena.

Ray Parlour

Gelandang energik dan box to box terbaik di eranya. Ray Parlour meninggalkan Arsenal pada 2004, mengakhiri kariernya dengan Middlesbrough dan kemudian di Hull City.

Kini, Ray Parlour bekerja sebagai pandit sepak bola di TalkSport.

Patrick Vieira

Patrick Vieira (Foto: Laman Resmi Arsenal)

Mantan kapten tangguh Arsenal yang sering terlibat keributan dengan kapten Manchester United, Roy Keane.

Pasca meninggalkan Arsenal pada 2005 ke Juventus, Patrick Vieira ke Inter Milan dan kembali ke Premier League, satu musim bermain untuk Manchester City.

Sejak saat itu, Vieira menekuni karier kepelatihan dengan New York City FC, Nice, Crystal Palace, Strasbourg, dan Genoa. Kini, Vieira tak sedang melatih klub dan terlihat menjadi pandit di Sky Sports.

Gilberto Silva

Tandem Vieira di lini tengah dan sama-sama gelandang petarung, perebut bola yang membantu tim dalam fase transisi.

Gilberto Silva meninggalkan Arsenal pada 2008, pensiun enam tahun setelahnya pasca bermain untuk Panathinaikos, Gremio, dan Atletico Mineiro. Sejak saat itu, Silva sebagai duta besar Arsenal serta FIFA.

Robert Pires

Gabung Villarreal pada 2006 dan kembali ke Premier League dengan Aston Villa, bermain di sembilan laga. Robert Pires dikenal sebagai gelandang sayap dengan kualitas teknik mumpuni, visi bagus dan naluri mencetak gol.

Saat ini, Pires menjadi duta besar bagi Arsenal dan juga sering hadir di Emirates Stadium.

Thierry Henry

Thierry Henry (Foto: Laman Resmi Arsenal)

Legenda Arsenal yang bergabung dengan Barcelona pada 2007, menambah koleksi trofinya, dan menghabiskan karier di New York Red Bulls sebelum sempat kembali ke Arsenal dalam waktu singkat.

Pasca pensiun dan sempat menjadi pelatih AS Monaco, Montreal, dan Tim Prancis di Olimpiade 2024, Henry menghabiskan waktu menjadi pandit sepak bola.

Dennis Bergkamp

Pensiun pada 2006 pasca membela Arsenal sejak 1995 setelah sebelumnya memperkuat Ajax Amstedam dan Inter Milan.

Dikenal sebagai striker atau gelandang serang jenius, dengan visi sepak bola dan bakat alami, Bergkamp layak menyandang status legenda Arsenal. Pasca pensiun pada 2006 menjauh dari dunia sepak bola pasca mengakhiri karier kepelatihannya di Ajax pada 2017.

Baca Artikel Asli