BolaSkor.com - Legenda yang kembali memperkuat klub lamanya memunculkan nilai nostalgia, meski tak semuanya berakhir baik, semisal Cristiano Ronaldo di periode dua dengan Manchester United.
Seperti halnya Ronaldo, fans Barcelona juga ingin melihat Lionel Messi kembali ke Barcelona. Tapi bedanya, Ronaldo kembali ke Man United dan Messi tidak ke Barcelona.
Messi, kini berusia 38 tahun dan membela Inter Miami, sempat berada di persimpangan jalan usai memenangi Piala Dunia 2022 dengan Argentina.
Baca Juga:
Hasil Pertandingan: Barcelona Kembali Unggul Empat Poin, Juventus Akhirnya Menang
Sudah tidak kerasan dengan Paris Saint-Germain (PSG), Messi memutuskan pergi pada 2026 dan sebelum gabung Inter Miami, sempat muncul rumor kembali ke Barcelona.
Sosok yang Mencegah Comeback Messi

Lionel Messi (X/Argentina)
Messi sudah bersedia kembali ke Barcelona dan mantan rekan setimnya yang menjadi pelatih Barcelona kala itu, Xavi Hernandez, sudah menyambutnya.
Akan tapi satu sosok yang notabene Presiden Barcelona saat ini, Joan Laporta, mencegah comeback Messi dan itu dituturkan oleh Xavi.
"Presiden juga tidak mengatakan yang sebenarnya. Leo sudah dikontrak," ungkap Xavi di La Vanguardia.
"Pada Januari 2023, setelah memenangkan Piala Dunia, kami saling menghubungi, dan dia mengatakan kepada saya bahwa dia ingin kembali, dan saya melihatnya."
"Kami berbicara sampai Maret, dan saya mengatakan kepadanya, 'Oke, ketika Anda memberi saya persetujuan, saya akan memberi tahu presiden karena saya melihatnya sebagai pilihan yang tepat untuknya sebagai pemain sepak bola'."
"Presiden mulai menegosiasikan kontrak dengan ayah Leo dan kami mendapat lampu hijau dari LaLiga, tetapi presiden-lah yang membatalkan semuanya."
Laporta Tak Ingin Ada yang Melawannya

Joan Laporta (Getty Images)
Ditambahkan oleh Xavi, Laporta membatalkan transfer Messi karena ia tak mau ada pemain atau sosok yang dapat melawannya.
"Laporta mengatakan kepada saya secara langsung bahwa jika Leo kembali, dia akan berperang melawannya dan dia tidak bisa membiarkannya," imbuh Xavi.
"Dan kemudian tiba-tiba Leo berhenti menjawab panggilan saya karena dia telah diberitahu di ujung sana bahwa itu tidak mungkin dilakukan."
"Jadi saya menelepon ayahnya dan berkata, 'Ini tidak mungkin, Jorge,' dan dia berkata, 'Bicaralah dengan presiden'."
Xavi juga menegaskan ia membicarakan kebenaran untuk mengungkap kebohongan Laporta soal comeback Messi.
"Sekarang saya rasa saya tidak akan pernah kembali ke Barca," ucap Xavi.
"Saya sudah menyelesaikan masa saya sebagai pemain dan pelatih."
"Mulai sekarang, minat saya adalah mengatakan yang sebenarnya, dan Leo tidak datang ke Barca karena presiden tidak menginginkannya, bukan karena LaLiga atau karena Jorge Messi meminta lebih banyak uang – itu bohong."
"Justru presiden dan orang-orangnya yang mengatakan tidak kepadanya, bahwa dia tidak mampu, bahwa presiden memiliki semua kekuasaan dan Messi akan menyalahgunakan kekuasaan itu," pungkasnya.