Tertinggal satu gol di babak pertama, Belgia langsung ambil inisiatif serangan saat babak kedua dimulai. Axel Witsel membuka peluang pertama bagi Belgia di menit 50. Sayang, Witsel tak mampu memaksimalkan umpan sepak pojok Eden Hazard, tandukannya masih menyamping di sisi gawang. Pelatih Belgia, Marc Wilmots memasukan Dries Mertens menggantikan Nacer Chadli yang kurang berkembang di babak pertama. Masuknya Mertens dimaksudkan Wilmots untuk menambah daya gedor Setan Merah. Aljazair hampir saja menggandakan keunggulannya di menit 56 lewat tandukan Carl Medjani. Medjani mampu menanduk bola hasil umpan sepak poojok Saphir Taider, sayang bola hanya melintas di depan mulut gawang Thibaut Courtois. Aljazair tampil cukup disiplin dan membuat para bintang Belgia kesulitan untuk menembus pertahanan. Meski lebih mendominasi penguasaan bola, Eden Hazard dan kawan-kawan begitu kerepotan membongkar pertahanan Aljazair yang begitu rapat. Wilmots juga memasukan dua pemain lainnya untuk menambah efektifitas permainan Belgia. Penyerang muda Divocl Origi masuk menggantikan Romelu Lukaku, dan Mousa Dembele digantikan oleh gelandang Manchester United, Marouane Fellaini. Masuknya beberapa bintang membuat permainan Belgia lebihh agresif, Jan Vertonghen mampu menciptakan peluang di menit 66, setelah mendapat umpan dari Kevin De Bruyne. Sayang sepakan Vertoghen belum menemui sasaran. Penyerang pengganti Dicok Origi juga mampu mengancam gawang Aljazair, namun Rais M'bolhi dengan sigap mampu mematahkan sepakan Origi. Perubahan yang dilakukan Wilmots terbukti efektif, Marouane Fellaini akhirnya mampu mencetak gol penyeimbang di menit 70. Tandukan Fellaini menyambut umpan lambung Kevin De Bruyne tak bisa dihalau Rais M'bolhi, skor menjadi 1-1. Setelah mampu menyamakan kedudukan, Belgia tampil lebih percaya diri. Dries Mertens mencetak gol untuk membalikan keadaan di menit 80. Lewat serangan balik cepat, Mertens sukses menerima umpan silang Eden Hazard untuk kemudian melepaskan tembakan keras dari jarak dekat, skor menjadi 2-1 untuk Belgia. Marouane Fellaini hampir saja memperbesar keunggulan Belgia di menit 84. memanfaatkan umpan silang Toby Alderweireld, tandukan Fellaini berhasil dimentahkan oleh Rais M'bolhi. Keunggulan Belgia bertahan hingga wasit meniup peluuit akhir pertandingan, hasil ini membawa anak asuh Marcc Wilmots memimpin klasemen sementara Grup H Piala Dunia 2014. Susunan Pemain: Belgia (4-2-3-1): 1. Thibaut Courtois (Gk); 2. Toby Alderweireld, 15. Daniel van Buyten (C), 4, Vincent Kompany, 5. Jan Vertonghen; 6. Axel Witsel, 19. Mousa Dembele (Marouane Fellaini'65); 7. Kevin De Bruyne, 22. Nacer Chadli (Dries Mertens'45), 10. Eden Hazard; 9. Romelu Lukaku (Divock Origi'58). Pelatih: Marc Wilmots (Belgia) Aljazair (4-1-4-1): 23. Rais M'bolhi (Gk); 22. Mehdi Mostefa, 2. Madjid Boughera, 5. Rafik Halliche, 3. Faouzi Ghoulam; 12. Carl Medjani (Nabil Ghilas'84); 10. Sofiane Feghouli, 19. Saphir Taider, 14. Nabil Bentaleb, 21. Riyad Mahrez (Mehdi Lacen'71); 15. El Arabi Soudani (Islam Slimani'66). Pelatih: Vahid Halilhodzic (Bosnia-Herzegovina)
Tertinggal Lebih Dulu, Belgia Hajar AljazairGrup H
BolaSkor - Selasa, 17 Juni 2014
- #Piala Dunia 2014
- #Rais M'bolhi
- #Marc Wilmots
- #Marouane Fellaini
- #Belo Horizonte
- #Thibaut Courtois
- #Eden Hazard
- #Estadio Mineirao
- #Vahid Halilhodzic
- #Grup H
- #Saphir Taider
- #Dries Mertens
- #Kevin De Bryune
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 09 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Rabu, 11 Maret 2026
4 Sorotan Utama Real Madrid vs Manchester City, dari Talenta Vinicius hingga Pertarungan Dua Kiper Top Dunia
Jumat, 27 Februari 2026
Calon Lawan Real Madrid di 16 Besar Liga Champions, Thibaut Courtois Yakin Bertemu Manchester City
Jumat, 09 Januari 2026
Piala Super Spanyol: El Clasico di Final, Real Madrid Usung Misi Balas Dendam
Kamis, 23 Oktober 2025
Thibaut Courtois Mencium Aroma Kemenangan Real Madrid di El Clasico
Kamis, 23 Oktober 2025
Real Madrid 1-0 Juventus: Alonso Ikuti Jejak Mourinho dan Ancelotti, Courtois Catatkan Laga Ke-300
Selasa, 29 Juli 2025
Thibaut Courtois Ingin Bersama Real Madrid hingga Pensiun
Senin, 21 Juli 2025
Seperti Eden Hazard, Cole Palmer Pembeda untuk Chelsea
Senin, 07 Juli 2025
Cedera Jamal Musiala, Thibaut Courtois Bela Gianluigi Donnarumma
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026