Hasil itu tentu bukan target Persija di laga ini. Justru sebelumnya, Macan Kemayoran sangat yakin bisa merealisasikan target meraih enam poin dari kandang Persijap dan Persik. Apalagi target pertama di Jepara sukses diwujudkan skuat Macan Kemayoran. Namun keyakinan yang terlalu berlebihan serta sikap memandang remeh lawan, menjadi bumerang bagi Persija. Jangankan poin maksimal tiga, Persija justru dipaksa pulang ke Jakarta tanpa membawa poin sama sekali. Asisten pelatih Persija, Hendri Susilo, mengaku tidak menyangka timnya dikalahkan tim yang berada di dasar klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2014 wilayah barat. "Inilah indahnya sepak bola. Semua bisa terjadi dan analisa pun bisa meleset. Kami juga tak menyangka dikalahkan Persik. Taktik dan strategi kami tak berubah yakni bagaimana mempertahankan rekor dan memenangkan laga ini," ujar Hendri Susilo usai laga. Hendri juga beralasan salah satu penyebab kekalahan Macan Kemayoran adalah absennya sejumlah pemain inti. Akan tetapi, Hendri juga kecewa gagal memenuhi target kemenangan atas Persijap Jepara dan Persik Kediri. "Ada beberapa pemain inti yang tak bisa tampil karena berbagai sebab. Kami kecewa karena target enam poin dari Jepara dan Kediri gagal. Saya lihat Persik sangat ambisi meraih tiga poin pertamanya. Mereka semakin terlecut karena Persija belum terkalahkan. Ini yang membuat atmosfer pertandingan tadi menarik," ucap Hendri. Pada laga itu, gol Persik dicetak Michael Ndubuisi di menit ke-32 dan Indra Cahya menit ke-47. Sementara gol tunggal Persija tercipta atas nama Fabiano Beltrame di menit ke-45+1.
Terlalu Pede Membuat Persija Tersungkur
BolaSkor - Senin, 21 April 2014
- #Isl
- #Persik Kediri
- #Macan Kemayoran
- #Persija Jakarta
- #Terlalu Pede Membuat Persija Tersungkur
- #Hendri Susilo
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 23 Juni 2026
Persija Belum Umumkan Rekrutan Baru, Ketua The Jakmania Tak Khawatir
Selasa, 23 Juni 2026
Profil Kyohei Yoshino, Gelandang Jepang yang Merapat ke Persija
Senin, 22 Juni 2026
Regulasi U-23 Dihapus di Super League 2026/27, Pemain Muda Persija Siap Bersaing
Senin, 22 Juni 2026
Eks Kiper Persib Bandung Dikabarkan Menuju Persija, Pratama Arhan Berpisah dengan Bangkok United
Senin, 22 Juni 2026
Persija Gandeng Adidas Jadi Official Apparel, Rilis Jersey Bulan Agustus
Senin, 22 Juni 2026
STY Tak Garansi Persija Akan Selalu Tampil Bagus dan Menang
Sabtu, 20 Juni 2026
Cara STY Hadapi Tekanan dan Kritik sebagai Pelatih Persija Jakarta
Jumat, 19 Juni 2026
Bersiap Menyambut Musim Baru, Persija Jakarta TC Pertengahan Juli di Luar Negeri
Jumat, 19 Juni 2026
Persija Perpanjang Kontrak Gelandang Timnas Indonesia hingga 2029
Jumat, 19 Juni 2026
Shin Tae-yong Bakal Singkirkan Pemain Ini dari Persija Jakarta
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026