BolaSkor.com - Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, mengingatkan skuad Persija Jakarta untuk tidak lagi menelan kekalahan di sisa pertandingan musim ini.
Menurut Diky, hitung-hitungan di atas kertas, tim yang menelan lebih dari 5 kekalahan akan sulit menjadi juara.
Saat ini, Persija sudah mencapai batas itu dari 20 pertandingan yang dijalani. Dari 20 laga, Persija menang 13 kali, imbang dua kali, dan menelan lima kekalahan.
Terbaru, Persija dikalahkan Arema FC 0-2. Ini jadi sinyal bahaya karena Persija kini terpaut 6 poin dari puncak klasemen yang ditempati Persib Bandung.
Baca Juga:
Ryo Matsumura: Sempat Bermasalah, Finansial Persija Jakarta Musim Ini Stabil
Persija Jakarta Berupaya Jamu PSM Makassar di JIS
Persija dan Pelita Jaya Berkolaborasi Bangun Kekuatan Olahraga Jakarta
Prediksi Diky tepat jika melihat statistik yang ada. Sebab, dalam beberapa musim terakhir, tim yang menjadi juara biasanya hanya kalah 3-5 kali dalam satu musim.
Bali United hanya kalah lima kali ketika menjadi juara pada musim 2021/2022, di musim berikutnya PSM Makassar cuma tiga kali menelan kekalahan.
Lalu, ketika Persib Bandung juara musim lalu, mereka hanya tiga kali merasakan kekalahan.
Tim terakhir yang bisa menjadi juara meskipun menelan lebih dari lima kekalahan adalah Bali United pada musim 2019. Ketika itu, Bali United kalah tujuh kali.
"Saya berharap sih, kami berharap, setelah ini tidak ada kata lain selain menang di setiap pertandingan. Sudah enggak ada lah seri atau kalah, sudah gak ada urusan," kata Diky Soemarno.
"Memang treknya masih (di jalur) juara. Karena kita kalau gak salah udah lima kali kalah. Dan, secara teorinya kan memang kalau sudah lebih dari lima kali kalah sudah agak susah tuh ngejar jadi juara, kecuali ada hal-hal lain terjadi," ujar Diky.
Persija Harus Segera Berbenah

Aksi Dony Tri Pamungkas saat Persija menghadapi Arema FC. (Media Persija)
Diky berharap Persija Jakarta bisa berbenah usai menelan kekalahan dari Arema FC akhir pekan lalu.
Selanjutnya, Persija akan bertandang ke Stadion I Wayan Dipta untuk menghadapi Bali United, Minggu (15/2).
"Ya, semoga Persija betul-betul berbenah, pelatih tahu. Memang ini baru sekali kalah (di kandang), tapi ini kekalahan yang sebenarnya sulit diterima juga gitu lho karena kita main di kandang, artinya kandang kita itu seharusnya menjadi kandang yang seram," ujar Diky.
"Tapi ya ternyata kita kalah dengan dua serangan balik dari Arema, ya harusnya pelatih tahu kelemahan itu di mana," ucapnya.