Menjalani pertandingan di Stadion Luis Sunier Pico, Valencia, Rabu (26/3) malam WIB, timnas Indonesia mendapatkan perlawanan sengit. Beberapa kali pergerakan pemain-pemain Andorra mampu merepotkan barisan belakang skuat Garuda. Namun begitu, pasukan Alfred Riedl tersebut tampil cukup tenang dan dapat mengimbangi permainan Andorra. Di menit ke-7 Greg Nwokolo nyaris mengoyak gawang Andorra. Sayang, sepakan kaki kanan penyerang Persebaya Surabaya itu hanya membentur sisi kiri gawang. Timnas Indonesia masih sulit membangun serangan. Pergerakan dari Zulham Zamrun, Bayu Gatra, Greg serta Firman Utina dapat diredam oleh barisan belakang Andorra. Hingga memasuki menit ke-20, pasukan Merah-Putih belum mampu melepaskan tembakan yang benar-benar tepat mengarah ke gawang. Pada menit ke-26 Andorra memiliki kans untuk unggul lebih dulu. Akan tetapi, sepakan bebas yang dieksekusi Mark Pujol masih melenceng dari sasaran. Lima menit berselang Pujol kembali mengancam gawang timnas Indonesia. Beruntung tendangan bebas Pujol berhasil diamankan dengan baik oleh penjaga gawang Andritany Ardhiyasa. Pada menit ke-37 negera peringkat 199 dunia itu memiliki kans emas untuk bisa memimpin lewat kaki Rubio Gomez. Menerima umpan pendek, Gomez langsung melepaskan sepakan keras kaki kanan dari luar kotak penalti. Sayang, lesatan Gomez hanya melambung jauh di atas mistar. Hingga turun minum skor sama kuat 0-0 tetap bertahan. Susunan Pemain Kedua Tim: Indonesia (4-2-3-1): Andritany Ardhiyasa, Zulkifli Sukur, M Roby, Ahmad Jufriyanto, Supardi, Rizky Pellu, Raphael Maitimo, Firman Utina, Bayu Gatra, Zulham Zamrun, Greg Nwokolo (Tantan 27'). Andorra (5-4-1): Gomes Moreira; Cristian Martinez Alejo, Oscar Sonejee, Lima Sola, David Maneiro, Jordi Rubio; Marc Vales, Marc Pujol, Carlos Peppe, Ivan Lorenzo; Gabriel Riera.
Tampil Kurang Meyakinkan, Indonesia Kerepotan Hadapi AndorraBabak I
BolaSkor - Rabu, 26 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 13 Juli 2026
Mitchell Baker Resmi Jadi WNI, Erick Thohir: Dia Tambahan Berharga bagi Timnas Indonesia
Senin, 13 Juli 2026
Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia Mitchell Baker Dukung Prancis dan Argentina di Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
Mitchell Baker Resmi Jadi WNI, Tak Sabar Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Senin, 13 Juli 2026
Mitchell Baker Resmi Jadi WNI, Langsung Gabung Timnas Indonesia di Bali
Minggu, 12 Juli 2026
Masuk Daftar 50 Pemain, Adam Alis Heran Tak Dipanggil ke TC Timnas Indonesia
Sabtu, 11 Juli 2026
Mitchell Baker-Luke Vickery Absen di Piala AFF 2026, John Herdman Andalkan Pemain Persib dan Persija
Sabtu, 11 Juli 2026
Ole Romeny Yakin Fortuna Sittard Jadi Pilihan Tepat, Siap Bangkit dan Cetak Banyak Gol
Sabtu, 11 Juli 2026
Ole Romeny Tetap di Eropa, Striker Timnas Indonesia Gabung Fortuna Sittard
Selasa, 07 Juli 2026
Daftar 50 Pemain untuk Piala AFF 2026: Ada Justin Hubner, Luke Vickery Tak Terlihat
Senin, 06 Juli 2026
Piala AFF 2026 Makin Dekat, Dua Pemain Keturunan Segera Diambil Sumpah WNI
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina: Kenangan Gol 'Tangan Tuhan' Maradona, Sosialisme dan Bentuk Protes Serangan Malvinas
Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina Pertaruhan Harga Diri Bangsa, Perang Malvinas hingga Gol Tangan Tuhan
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026