Football

Sport

Feature

Result

Show

Italia Berita

Tak Perlu Disangkal, Ada Masalah Psikologis dalam Skuad AC Milan

Arief Hadi - Senin, 11 Mei 2026

BolaSkor.com - Dari tim yang bertarung merebutkan titel Serie A, kini AC Milan justru mati-matian untuk mempertahankan tempat di zona Liga Champions.

Tidak salah jika sebelumnya Massimiliano Allegri, pelatih Milan, menekankan target utama timnya adalah lolos kualifikasi Liga Champions untuk musim depan.

Jelang akhir musim 2025/2026 di Serie A, Il Rossoneri terseok-seok tanpa kemenangan di tiga laga beruntun (sekali imbang dan dua kali kalah).

Baca Juga:

Hasil Pertandingan: AC Milan Tumbang Lagi, Barcelona Juara LaLiga Usai Kalahkan Real Madrid

Max Allegri Ingin Bertahan di AC Milan Selama Mungkin

AC Milan Punya Peluang Rekrut Bek Veteran Real Madrid

Usai tumbang 0-2 melawan Sassuolo, Milan kalah 2-3 melawan Atalanta setelah sempat tertinggal 0-3 dari gol Ederson (7'), Davide Zappacosta (29'), dan Giacomo Raspadori (51') sebelum membalasnya melalui gol Strahinja Pavlovic (88') dan penalti Christopher Nkunku (90+4').

"Melihat pertandingan-pertandingan terakhir, perhatian yang semestinya masih kurang," kata Direktur Olahraga Milan, Igli Tare dikutip dari Football-Italia.

"Tidak ada gunanya menyangkalnya, kami semua harus memikul bagian tanggung jawab kami masing-masing."

Masalah Psikologis

AC
AC Milan terancam keluar dari zona Liga Champions (Foto: Getty Images)

Perubahan drastis Milan dalam kurun waktu 10 bulan, menurut Tare, tidak lepas dari masalah psikologis setelah tak lagi bertarung merebutkan Scudetto.

"Para penggemar pantas mendapatkan tim yang berbeda, tetapi satu-satunya hal positif adalah nasib kami masih berada di tangan kami sendiri," imbuh Tare.

"Kami akan mencoba memanfaatkan setengah jam terakhir yang baik dan membangunnya, menganalisis semua yang terjadi dalam enam atau tujuh minggu terakhir, dan berkonsentrasi untuk mencapai target penting ini."

"Kami telah bermain sangat baik selama 10 bulan, hanya satu setengah bulan terakhir di mana kami tersendat."

"Saya melihatnya lebih sebagai masalah psikologis tim, yang telah kehilangan sebagian ketenangan yang dimilikinya di bulan-bulan sebelumnya, tetapi terutama sejak kami keluar dari persaingan untuk posisi pertama, itu telah menguras energi kami," terangnya.

Menghadapi Genoa (17/05) dan Cagliari (24/05), Milan harus segera melupakan periode negatif tersebut dan bangkit.

"Hal terpenting sekarang adalah tetap tenang, mampu menerima kritik, tetapi juga bereaksi dan mencapai target. Itu akan memberi kami langkah maju menuju masa depan," yakin Tare.

Baca Artikel Asli