Hadir di San Siro sejak Januari tahun lalu, pemain bernama lengkap Mario Barwuah Balotelli ini langsung menjadi pemain kunci di lini depan Il Diavolo. Total pemain Italia keturunan Ghana ini sudah tampil sebanyak 38 kali di semua kompetisi, lengkap dengan catatan 25 gol. Performa AC Milan musim ini bisa dibilang jauh dari kata standar. Dengan skuat yang dimiliki saat ini, Tim Merah-Hitam hanya sanggup menempati peringkat sembilan klasemen berbekal 28 angka, hasil dari tujuh menang, tujuh seri dan tujuh kalah. Meski sedang alami masa buruk, Balotelli tetap menyatakan kesetiaannya bersama Milan. “Saya senang bisa bermain untuk tim hebat ini, khususnya di momen sulit, karena setiap orang bisa melangkah di waktu yang mudah. Tim ini sedang berada di masa sulit dimana susah untuk meraih yang terbaik dalam diri anda sendiri,” ungkap Balotelli seperti dilansir Football Italia. “ Sekarang kami berada di dalam situasi lebih baik dibandingkan saat beberapa waktu lalu, sebagaimana kami begitu lambat menarik diri keluar. Saya sangat bahagia di sini, memiliki tahun indah bersama Rossoneri dan berharap hal ini terus berlanjut.” Tambahnya. Klub Setan Merah Milan akhirnya memutuskan untuk mengontrak Clarence Seedorf sebagai pelatih baru menggantikan Masimiliano Allegri pada awal paruh kedua musim ini. Seedorf pun telah mempersembahkan dua kemenangan di Liga Italia. Meski kalah di ajang Coppa Italia, Mario Balotelli cukup terkesan dengan kepemimpinan Seedorf. “Seedorf luar biasa. Dia adalah pribadi yang baik, semua yang di atas kami tahu bagaimana berhubungan dengan pemain, mungkin karena dia mantan pemain sampai saat terakhir. Dia begitu semangat untuk bekerja dengan baik dan menghibur. Kita semua melihat hal-hal dengan cara yang sama seperti Seedorf lihat, itu sebabnya kita semua bergaul dengan baik.” Pungkas Balotelli.
Tak Peduli AC Milan Tersungkur, Balotelli Tetap Cinta
BolaSkor - Kamis, 30 Januari 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 19 Juni 2026
AC Milan Rilis Jadwal Pramusim, Lawan Chelsea di GBK dan Manchester United
Rabu, 17 Juni 2026
AC Milan Resmi Tunjuk Ruben Amorim Jadi Pelatih Baru, Manchester United Ketiban Untung
Selasa, 16 Juni 2026
Amankan Servis Ruben Amorim, AC Milan Kini Fokus Datangkan Direktur Olahraga Frankfurt
Minggu, 14 Juni 2026
Eks Pelatih Manchester United Terdepan Tangani AC Milan
Sabtu, 13 Juni 2026
AC Milan Belum Yakin dengan Oliver Glasner, Ruben Amorim dan Matthias Jaissle Masih Punya Peluang
Kamis, 11 Juni 2026
AC Milan Semakin Yakin dengan Oliver Glasner, Pengumuman Resmi Kian Dekat
Rabu, 10 Juni 2026
Kontrak Bek Barcelona Berakhir Musim Ini, AC Milan Siap Ajukan Tawaran
Minggu, 07 Juni 2026
Oliver Glasner Terima Tawaran Melatih AC Milan
Sabtu, 06 Juni 2026
Tinggalkan AC Milan, Rafael Leao Beri Kode Destinasi Barunya
Sabtu, 06 Juni 2026
Calon Pelatih AC Milan Mengerucut ke Dua Nama
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026