BolaSkor.com - Manajemen Persipura Jayapura angkat bicara mengenai hukuman Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengenai larangan penonton di laga kandang selama satu musim pada kompetisi Championsip musim depan.
Hukuman ini sebagai buntut rusuhnya suporter pada laga play-off Championship 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe, Papua, Jayapura, beberapa minggu lalu. Saat itu, Persipura gagal promosi setelah kalah 0-1.
Tak hanya hukuman larangan satu musim penonton di laga kandang, Persipura juga dikenai denda Rp240 juta.
Manajemen Persipura memahami bahwa disiplin, keamanan, serta kepatuhan terhadap regulasi FIFA dan PSSI merupakan bagian penting dalam membangun sepak bola Indonesia yang lebih baik dan profesional.
Baca Juga:
Imbas Kericuhan Suporter, Persipura Disanksi Gelar Laga Kandang Tanpa Penonton Satu Musim
Persipura Vs Adhyaksa FC Berakhir Ricuh, PSSI: Ini Kerugian Bersama!
“Namun demikian, kami juga percaya bahwa pembatasan total terhadap kehadiran penonton dan suporter bukanlah satu-satunya solusi jangka panjang. Sepak bola tanpa kehadiran pendukung akan kehilangan sebagian dari semangat, identitas, dan ikatan emosional yang menjadi jiwa dari olahraga ini,” tulis manajemen Persipura, dalam pernyataan resmi yang diterima BolaSkor.com.
Menurut Persipura, langkah yang paling penting adalah edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan kepada para suporter, pendukung, serta penonton secara umum — membangun kesadaran yang lebih baik tentang bagaimana mendukung tim secara bertanggung jawab, menghormati regulasi, menjaga ketertiban, serta saling menjaga satu sama lain selama pertandingan berlangsung.
“Budaya disiplin dalam sepak bola tidak dapat dibangun hanya melalui hukuman semata, tetapi juga melalui pembinaan, komunikasi, dan rasa tanggung jawab bersama,” tambah keterangan resmi Persipura.
“Persipura percaya bahwa para pendukung memiliki kecintaan dan semangat yang besar terhadap klub ini. Dengan arahan yang tepat, koordinasi yang lebih baik, serta rasa tanggung jawab bersama, kami percaya kita dapat menciptakan atmosfer sepak bola yang lebih sehat, aman, tertib, dan disiplin, yang benar-benar mencerminkan semangat sepak bola Indonesia.”
PSSI Dapat Berkolaborasi Terhadap Edukasi Suporter Bersama Para Klub

Persipura Jayapura. (Media Persipura Jayapura)
Persipura juga berharap kepada PSSI dapat bersama-sama dengan klub melakukan pengawasan, pendampingan, serta program sosialisasi yang lebih aktif kepada suporter dan penonton secara umum.
“Kami percaya pendekatan kolaboratif seperti workshop bersama, edukasi rutin, forum komunikasi, dan pembinaan langsung kepada komunitas suporter dapat menjadi langkah positif dalam membangun budaya sepak bola Indonesia yang lebih dewasa dan bertanggung jawab.”
“Kami berharap momentum ini dapat menjadi bahan refleksi dan perbaikan bagi seluruh pihak — klub, suporter, penyelenggara, maupun seluruh pemangku kepentingan — agar sepak bola Indonesia dapat terus berkembang dengan kedewasaan, persatuan, profesionalisme, serta budaya suportif yang lebih baik di masa depan,” tutup pernyataan resmi Persipura.