Lisbon- Bermain solid dalam menjalankan tugasnya sebagai pemain bertahan plus mencetak gol penyeimbang kedudukan di menit-menit akhir tak pelak lagi membuat Sergio Ramos menjadi pahlawan Real Madrid dalam merengkh gelar La Decima Liga Champions. Namun bek berusia 28 tahun itu memilih merendah dengan menyatakan bahwa seluruh rekan satu tim nya adalah pahlawan sesungguhnya bagi Real Madrid atas kesuksesan ini dalam keterangan pers usai pertandingan yang dilansir dari UEFA.com "Seluruh anggota tim kami adalah pahlawan dalam kesuksesan ini. Dengan kerjasama tim, Anda bisa mengangkat piala. Gol tadi bukan hanya milik saya, tetapi bagi seluruh pendukung Real Madrid. Kami menunggu lama untuk momen ini dan akhirnya hari ini, kami bisa menikmati momen ini." ujar Sergio Ramos. Tapi secara fakta, Sergio Ramos sah-sah saja jika disebut sebagai pahlawan utama Los Blancos di Liga Champions musim ini bersama Cristiano Ronaldo yang sukses meraih gelar topskorer dengan 17 gol nya (terbanyak untuk satu musim dalam sejarah Liga Champions). Dwigol Ramos ke gawang Bayern Muenchen dalam semifinal leg kedua adalah aksi heroik perdana Ramos bagi Real Madrid di Liga Champions sebelum tandukannya di menit ke-93 di final melawan Atletico Madrid, beberapa jam yang lalu. Tandukan Ramos membuat mimpi La Decima tim berjuluk Los Merengues seperti hidup kembali setelah hampir sirna akibat kesulitan membongkar pertahanan Atletico Madrid selama kurang lebih 66 menit tertinggal 0-1. Gol Ramos pun membuat Madrid berbalik di atas angin dan membuat sisa pertandingan di extra-time berjalan mudah bagi sang Raja Eropa. Terbukti, Madrid mencetak tiga gol tambahan di babak perpanjangan waktu. Uniknya, Ramos seperti membayar lunas kesalahannya ketika gagal mencetak gol dalam adu penalti melawan Bayern Muenchen dua musim lalu di semifinal kedua, yang akhirnya membuat Real Madrid tersingkir.
Sergio Ramos: Pahlawan Keberhasilan Kami Bukan Saya SeorangReal Madrid Juara Liga Champions 2014
BolaSkor - Sabtu, 24 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Minggu, 21 Juni 2026
Jaga Hubungan Baik dengan Bayern Munchen, Real Madrid Bantah Incar Michael Olise
Rabu, 17 Juni 2026
Umumkan Kedatangan Bernardo Silva, Real Madrid Jadi Bintang di Bursa Transfer Musim Panas 2026
Senin, 15 Juni 2026
Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea, Real Madrid Telah Tambah Empat Amunisi Baru
Jumat, 12 Juni 2026
Bernardo Silva Datang, Real Madrid Urungkan Niat Rekrut Rodri
Jumat, 12 Juni 2026
Real Madrid Resmi Kontrak Jose Mourinho Tiga Tahun, Trofi Liga Champions Ke-16 Jadi Target
Kamis, 11 Juni 2026
Profil Mateus Fernandes, Gelandang yang Jadi Rebutan Manchester United dan Real Madrid
Rabu, 10 Juni 2026
Latih Real Madrid, Jose Mourinho Pamit ke Benfica
Rabu, 10 Juni 2026
Ada Udang di Balik Batu, Tawaran Real Madrid untuk Julian Alvarez Bertujuan Menyulitkan Barcelona
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026