Italia yang di laga perdana berhasil mengalahkan Inggris harus bertemu dengan tim kejutan Kosta Rika yang juga menuai kemenangan di laga perdana. Dengan status tim underdog, Kosta Rika di luar dugaan mampu menghantam Uruguay di partai pertama. Meski kalah dalam kualitas pemain, Kosta Rika tak sedikitpun gentar menghadapi nama-nama besar yang dimiliki Italia. Kosta Rika bahkan berani menggebrak lebih dulu pertahanan Italia di menit 6 lewat sepakan Yeltsin Tejeda. Semenit berselang Kosta Rika kembali menciptakan peluang lewat tandukan Celso Borges memanfaatkan umpan sepak pojok Christian Bolanos. Sayang tandukannya masih tipis di atas mistar gawang Gianluigi Buffon. Memasuki dua puluh menit babak pertama, baik Italia dan Kosta Rika berbagi persentase penguasaan bola seimbang. Tak ada yang mendominasi, kedua tim yang lebih sering berduel di lini tengah lapangan berbagi persentase 50 banding 50 Kosta Rika yang tampil disiplin secara konsiten mampu menjaga permainannya. Hal ini cukup membuat Italia kesulitan untuk membongkar pertahanan raat Kosta Rika. Menit 31, umpan cantik Andrea Pirlo dari tengah lapangan berhasil diterima dengan baik oleh Mario Balotelli. Lepas dari jebakan offside, Balotelli langsung berhadapan dengan kiper Keylor Navas. Sayang, bola lob Balotelli justru tak mampu masuk ke gawang, bola malah menyamping di sisi kanan. Balotelli lagi-lagi mendapatkan peluang berbahaya bagi Italia menit 33. Kali ini lewat umpan sundulan Thiago Motta dan lagi-lagi penyerang AC Milan tersebut lolos dari jebakan offside. Balotelli langsung melepaskan tembakan keas ke arah gawang, namun bola masih bisa diantisipasi Keylor Navas. Kosta Rika balas menekan di menit 36, kali ini lewat tendangan dari luar kotak penalti gelandang Christian Bolanos. Bolanos mendapatkan ruang tembak setelah mendapat umpan dari Michael Umana, sayang bola masih mampu dipatahkan Gianluigi Buffon. Lini belakang Italia yang terkenal solid, memang menjadi batu sandungan Kosta Rika untuk bisa menerobos masuk jantung pertahanan. hal ini kemudian disiasati para pemain Kosta Rika untuk melakukan sejumlah tembakan dari luar kotak penalti, untuk bisa mencapatkan kesempatan mencetak angka. Memasuki empat puluh menit babak pertama, Kosta Rika melakukan serangan bertubi ke jantung pertahanan Italia. Sepak pojok Christian Bolanos mampu ditinju Buffon. Sesaat kemudian, lewat umpan terukur Celso Borges berhasil ditanduk Bryan Ruiz. Sayang bola masih melambung di atas mistar gawang. Joel Campbell sebenarnya sempat dijatuhkan Giorgio Chiellini di area terlarang, namun wasit tak menggap hal tersebut sebagai pelanggaran. Kejutan akhirnya terjadi di menit 44, tandukan Bryan Ruiz memanfaatkan umpan silang Junior Diaz mampu merobek gawang Gianluigi Buffon. Kosta Rika memimpin 1-0. Gol Bryan Ruiz menutup babak pertama dengan keunggulan bagi Kosta Rika. Susunan Pemain: Italia (4-1-4-1): 1. Gianluigi Buffon (Gk) (C); 4. Matteo Darmian, 15. Andrea Barzagli, 3. Giorgio Chiellini, 7. Ignazio Abate; 16. Daniele De Rossi; 6. Antonio Candreva, 5. Thiago Motta, 21. Andrea Pirlo, 8. Claudio Marchisio; 9. Mario Balotelli. Pelatih: Cesare Prandelli (Italia) Kosta Rika (5-4-1): 1. Keylor Navas (Gk); 16. Cristian Gamboa, 6. Oscar Duarte, 3. Giancarlo Gonzales, 4. Michael Umana, 15. Junior Diaz; 10. Bryan Ruiz (C), 17. Yeltsin Tejeda, 5. Celso Borges, 7. Christian Bolanos; 9. Joel Campbell. Pelatih: Jorge Luis Pinto (Kolombia)
Sengatan Kosta Rika Ungguli ItaliaBabak I
BolaSkor - Jumat, 20 Juni 2014
- #Arena Pernambuco
- #Keylor Navas
- #Piala Dunia 2014
- #Mario Balotelli
- #Junior Diaz
- #Recife
- #Andrea Pirlo
- #Bryan Ruiz
- #Michael Umana
- #Celso Borges
- #Yeltsin Tejeda
- #Gianluigi Buffon
- #Grup D
- #Christian Bolanos
- #Thiago Motta
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 26 Mei 2026
5 Calon Pelatih Baru AC Milan: Andoni Iraola dan Unai Emery Masuk Daftar
Jumat, 03 April 2026
Legenda Juventus Mundur Susul Gabriele Gravina, Berikutnya Gennaro Gattuso?
Kamis, 02 April 2026
Mengulik Starting XI Terakhir Italia di Piala Dunia dan Nasibnya Kini
Rabu, 05 November 2025
5 Pemain Bintang yang Meninggalkan AC Milan dengan Status Bebas Transfer
Selasa, 28 Oktober 2025
Pecat Igor Tudor, Juventus Harus Gaji Tiga Pelatih hingga 2027
Selasa, 28 Oktober 2025
Calon Pelatih Baru Juventus, Gianluigi Buffon Dukung Luciano Spalletti
Senin, 27 Oktober 2025
Mengenal Massimo Brambilla, Pelatih Interim Juventus Pengganti Igor Tudor
Kamis, 09 Oktober 2025
Pengalaman Pahit di Masa Lalu Menguatkan Timnas Italia Menatap ke Depan
Selasa, 16 September 2025
3 Pelatih Pengangguran yang Cocok Menggantikan Ruben Amorim di Manchester United
Minggu, 07 September 2025
Ada Udang di Balik Batu, Juventus Berharap Thiago Motta Jadi Pelatih Bayer Leverkusen
PILIHAN EDITOR
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
5 Klub Tersubur dalam Sejarah Liga Champions, PSG Samai Barcelona
Jumat, 29 Mei 2026