Brasil dan Meksiko sama-sama memetik kemenangan di pertandingan perdana Grup A Piala Dunia 2014. Tim Samba menekuk Kroasia 3-1 di Arena de Sao Paulo. Sementara sehari berselang, Meksiko menaklukkan Kamerun 1-0. Kedua tim saling berhadapan pada laga kedua yang berlangsung di Estadio Castelao, Fortaleza, 18 Juni nanti. Kemenangan di partai ini bakal memuluskan langkah Selecao menuju babak 16 besar. "Para pemain Meksiko adalah pejuang. Mereka sangat kuat, berteknik tinggi, dan terorganisir. Mereka memainkan gaya sepak bola yang harus kami hormati," tutur Scolari seperti dilansir Goal. Pertemuan terakhir antara Brasil melawan Meksiko terjadi di Piala Konfederasi pada 20 Juni 2013 lalu. Kala itu, Tim Samba berhasil menang dua gol tanpa balas. Hasil itu disebut Scolari tak menjadi jaminan bahwa timnya akan memenangkan partai nanti. "Kami selalu saja kesulitan setiap kali menghadapi Meksiko. Saya memang tak memiliki statistiknya, tapi saya rasa rekor kami selalu sama. Jadi, pertandingan nanti bakal seimbang," ia menambahkan. "Kedua tim sama-sama memainkan sepak bola dengan mengedepankan kualitas. Mereka juga mengandalkan umpan-umpan pendek. Kemenangan di partai nanti akan menempatkan kami di posisi nyaman," demikian Scolari. Brasil dan Meksiko saat ini menempati posisi puncak dan runner-up Grup A. Brasil berada di pucuk berbekal keunggulan selisih gol atas Meksiko.
Scolari Waspada Kesatria Meksiko
BolaSkor - Selasa, 17 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Minggu, 28 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Brasil vs Jepang: Ambisi Samurai Biru Jegal Vinicius Junior Cs
Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Jumat, 26 Juni 2026
Zico Peringatkan Brasil: Jepang Sudah Siap Melawan Siapa Pun
Jumat, 26 Juni 2026
Jepang Tidak Takut Lawan Brasil di 32 Besar, Moriyasu Ingatkan Hasil Pertemuan Terakhir
Kamis, 25 Juni 2026
Dibangun di Tengah Rawa Buaya, Zona Penggemar Piala Dunia 2026 Terlantar
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Kamis, 25 Juni 2026
Dibantai Brasil 0-3, Skotlandia Medioker dan Layak Tersingkir di Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026