Brasil memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2014 dengan predikat sebagai juara Grup A. Pada pertandingan pamungkas Grup yang berlangsung di Estadio Nacional Mane Garricha, Selasa (24/6) dini hari WIB, Tim Samba menang telak 4-1. Neymar tampil gemilang dengan menciptakan sepasang gol pada partai ini. Sementara, dua gol Selecao lainnya hadir melalui Fred dan Fernandinho. Satu gol hiburan Kamerun di pertandingan ini dicetak Joel Matip pada menit ke-26. "Brasil sangat bergantung kepada Neymar, seperti Argentina pada Messi. Keduanya adalah pemain yang berbeda dan memiliki kemampuan untuk menjadi pembeda hasil pertandingan. Neymar adalah pusat permainan Brasil, begitu juga dengan Messi," tutur Scolari dilansir Goal. Timnas Brasil sebelumnya digosipkan main mata dengan FIFA agar tak bersua Belanda di babak 16 besar. Namun, Scolari memastikan hal itu tak benar. Mantan juru racik Chelsea itu juga menyebut bahwa Chili adalah lawan berbahaya. "Banyak orang yang sebelumnya tak yakin bahwa Chili akan lolos ke babak 16 besar, tapi saya tak heran dengan pencapaian mereka saat ini. Tim mereka memiliki kualitas luar biasa," demikian Scolari. Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2014 antara Brasil melawan Chili rencananya akan digelar di Stadion Mineirao, Belo Horizonte, 28 Juni lalu. Sementara, Meksiko, runner-up Grup A, bersua Belanda di babak 16 besar.
Scolari: Neymar Kunci Sukses Permainan Brasil
BolaSkor - Selasa, 24 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 26 Juni 2026
Zico Peringatkan Brasil: Jepang Sudah Siap Melawan Siapa Pun
Jumat, 26 Juni 2026
Jepang Tidak Takut Lawan Brasil di 32 Besar, Moriyasu Ingatkan Hasil Pertemuan Terakhir
Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Kamis, 25 Juni 2026
Dibantai Brasil 0-3, Skotlandia Medioker dan Layak Tersingkir di Piala Dunia 2026
Kamis, 25 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia
Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Rabu, 24 Juni 2026
Hadapi Brasil, Jiwa Petarung Skotlandia Jadi Kunci
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Rabu, 24 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
PILIHAN EDITOR
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026