Kekalahan beruntun melawan Atletico Madrid dan Granada membuat nasib Tata Martino di kursi kepelatihan Barca berada di ujung tanduk. Para pendukung setia Blaugrana kecewa karena tim kesayangannya tersingkir dari Liga Champions musim ini dan kian menjauh dari gelar juara Liga Spanyol. Alhasil, para pendukung Barca beramai-ramai melontarkan hujatan dan meminta manajemen segera melengserkan pria berkebangsaan Argentina itu dari kursi pelatih. Sebenarnya, kritikan pendukung Barca kepada Tata bukanlah kabar baru. Sejak awal musim, para pendukung Blaugrana sudah tak menyukai metode permainan Tata yang menghilangkan taktik Tiki-taka, yang notabene cerminan utama gaya permainan Barca. "Kami tak bisa mengontrol kritik. Memang lebih mudah melontarkan kritik kepada pelatih, ketimbang kepada 25 pemain. Tetapi, jika semuanya tak berjalan dengan baik, maka itu adalah kesalahan kita semua," tegas Puyol dilansir Goal. "Saya mendoakan yang terbaik baginya di Barcelona. Dia adalah pelatih hebat dan masih memiliki kontrak satu musim lagi di Camp Nou. Kami rela mati untuknya, begitupun juga dia," ia menambahkan. Pemain yang kini menginjak usia 36 tahun itu juga mengaku kecewa dengan tersingkirnya Barca di Liga Champions. Namun, Puyol mengingatkan fans agar tak larut dalam kesedihan dan mengajak semuanya bersatu memberikan dukungan di partai final Piala Raja melawan Real Madrid, Kamis (17/4) dini hari WIB. "Kami memang mengacaukan beberapa hal dan seharusnya kritik lebih pantas dilamatkan kepada kami. Kini, kami akan berjuang di final Piala Raja dan lima laga terakhir Liga Spanyol. Kami belum menyerah di Liga Spanyol," Puyol menutup. Musim ini menjadi kali terakhir Puyol membela Barcelona. Melalui konfrensi pers mendadak pada 4 Maret lalu, pemain berambut keriting itu memutuskan hengkang. Berbagai cedera yang terus mengganggu menjadi alasan bek internasional Spanyol itu mengakhiri kontraknya dengan Barca. Belum jelas apa rencana Puyol setelah musim ini berakhir. Mantan rekan setimnya, Thierry Henry "merayu" Puyol untuk melanjutkan karier di MLS. Ada pula spekulasi menyebut Puyol akan gantung sepatu.
Puyol: Penggawa Barca Rela Mati Demi Martino
BolaSkor - Selasa, 15 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 30 September 2026
Kekhawatiran Barcelona Jadi Kenyataan, Raphinha Cedera kala Membela Timnas Brasil
Senin, 28 September 2026
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Senin, 21 September 2026
Barcelona Khawatir Raphinha Pergi Bela Timnas Brasil, Mengapa?
Senin, 21 September 2026
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Minggu, 20 September 2026
Klasemen Sementara LaLiga 2026/2027 Setelah Barcelona Menang di Markas Sevilla
Minggu, 20 September 2026
Hasil Pertandingan: AS Roma Ditahan Inter di Kandang, Barcelona Perpanjang Rekor Kemenangan
Kamis, 17 September 2026
Barcelona Sering Menang Telak, Pertegas Tak Perlu Penyerang Tengah
Kamis, 17 September 2026
Klasemen Terbaru LaLiga Usai Barcelona Membantai Racing Santander: Blaugrana Masih Sempurna
Kamis, 17 September 2026
Hasil LaLiga: Barcelona dan Atletico Madrid Pesta Gol
Rabu, 16 September 2026
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: AC Milan, Barcelona, dan Manchester United Tampil
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026