Football

Sport

Feature

Result

Show

Liga Indonesia Indonesia Berita

PSSI dan FFF Perkuat Kolaborasi di Sepak Bola Putri

Rizqi Ariandi - Selasa, 07 April 2026

BolaSkor.com - Indonesia dan Prancis semakin serius memperkuat fondasi sepak bola putri lewat program bertajuk Next Goal. Inisiatif ini menjadi langkah lanjutan setelah suksesnya berbagai kolaborasi sebelumnya, sekaligus bagian dari warisan Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024 serta momentum menuju Piala Dunia 2026.

Program ini merupakan kerja sama antara Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Fédération Française de Football atau Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), dan PSSI. Fokus utamanya antara laim mempercepat perkembangan sepak bola perempuan melalui peningkatan kualitas pemain, pelatih, hingga menyoal tata kelola.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar proyek jangka pendek, melainkan bagian dari pembangunan ekosistem sepak bola yang lebih inklusif.

"Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah nyata percepatan perkembangan sepak bola perempuan di Indonesia. Kemajuan sepak bola tidak hanya diukur dari prestasi timnas, tetapi juga dari kesempatan setara bagi generasi muda, termasuk perempuan," kata Erick Thohir.

Baca Juga:

PSSI Tegaskan Naturalisasi Pemain Diaspora Sah, Tak Ada Masalah Hukum di Indonesia

PSSI Akhirnya Buka Suara soal Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda

PSSI Resmi Umumkan Tim Kepelatihan John Herdman di Timnas Indonesia

Erick menambahkan bahwa kerja sama dengan Prancis membuka peluang besar untuk transfer ilmu dari negara dengan tradisi sepak bola kuat.

"Ini momentum penting untuk memperkuat fondasi pembinaan pemain, pelatih, dan tata kelola sepak bola. Harapannya, akan lahir talenta-talenta baru yang mendorong kemajuan sepak bola putri Indonesia secara berkelanjutan," ujarnya.

Lanjutan dari Program Sebelumnya

Next Goal tak berdiri sendiri. Program ini merupakan pengembangan dari proyek Bola d’Or Indonesia yang diluncurkan pada 2024. Program sebelumnya berfokus pada pencarian bakat dan pemberian beasiswa, sementara Next Goal kini bergerak lebih jauh ke arah pembangunan sistem.

Artinya, pendekatan yang diambil tak lagi sebatas individu, tetapi menyasar struktur yang lebih luas—mulai dari pembinaan usia dini hingga manajemen organisasi.

Menyasar Lebih dari 500 Peserta

Program ini dirancang komprehensif dengan dampak langsung kepada lebih dari 500 peserta di Indonesia. Tiga pilar utama menjadi fokus, di antaranya pengembangan pemain, pelatihan pelatih, dan manajemen tata kelola.

Sebanyak 400 pemain putri usia 7-12 tahun akan terlibat dalam Grassroots Festival. Selain itu, 19 pemain Timnas U-17 Putri akan mendapat kesempatan mengikuti training camp dengan pelatih dari Prancis, mencakup aspek teknis, taktis, hingga psikologis.

Lalu, ada 60 pelatih akan dilatih di Indonesia, sementara lima pelatih terpilih mendapat kesempatan belajar langsung di Prancis. Materi meliputi metodologi modern, pedagogi inklusif, serta perencanaan jangka panjang.

Selanjutnya, 25 peserta perempuan akan mengikuti pelatihan di Jakarta dengan fokus pada kepemimpinan, administrasi, dan hukum olahraga, termasuk pengembangan struktur kompetisi sepak bola putri.

Agenda Padat di Bandung dan Prancis

Sebagai bagian dari implementasi, akan digelar Coaching Clinic pada 11-12 April 2026 di Lapangan Sidolig, Bandung. Kegiatan ini menghadirkan pelatih berpengalaman dari Akademi Sepak Bola Prancis seperti Jean-Claude Lafargue dan Ludovic Debru.

Sejumlah nama juga akan meramaikan kegiatan ini, termasuk pemain Timnas putri seperti Zahra Muzdalifah, Syafia Chorlienka, dan Laita Roati, serta pemain Persib Bandung, Layvin Kurzawa.

Selanjutnya, program akan berlanjut ke Prancis pada 3-9 Mei 2026. Para peserta akan merasakan langsung atmosfer pusat pelatihan elite di Clairefontaine, sekaligus melakukan kunjungan ke kantor FFF dan FIFA di Paris.

Menuju Fondasi yang Lebih Kuat

Lebih dari sekadar pelatihan, Next Goal juga membuka jalan menuju kerja sama jangka panjang. Salah satu targetnya adalah penandatanganan nota kesepahaman antara FFF dan Garuda Academy.

Dengan pendekatan yang lebih sistemik, Indonesia berharap bisa mempercepat pertumbuhan sepak bola putri agar lebih kompetitif di level regional maupun internasional.

Baca Artikel Asli