Pria berusia 53 tahun itu memimpin penyelidikan mendalam untuk dugaan korupsi di tubuh para petinggi, termasuk proses pengajuan tuan rumah dua Piala Dunia yang akhirnya diberikan kepada Rusia dan Qatar. Garcia adalah mantan jaksa penuntut umum Amerika Serikat. Dia menetapkan tenggat waktu rilis laporan penyelidikan pada akhir Juli, yang diserahkan secara rahasia kepada hakim Komite Etik FIFA, Joachim Eckert. Namun, semuanya harus ditunda sampai September 2014. Sky Sports tak merinci mengapa sampai FIFA menunda rilis laporan selama itu. Hakim Eckert akan menggunakan hasil investigasi untuk memutuskan sanksi bagi kandidat host yang terbukti berrsalah. Sebanyak sembilan negara mengajukan diri sebagai tuan rumah untuk PD 2018 dan 2022. Sebenarnya semua telah diputuskan terakhir pada Desember 2010. Namun, dugaan korupsi membuat kepastian tuan rumah kembali mengambang. Tak diketahui apakah ada hubungan dengan penundaan penyelidikan Garcia dengan rilis Sunday Times. Koran Inggris itu memberikan laporan dugaan Qatar telah melakukan korupsi dalam proses pengajuan tuan rumah PD 2022, dengan tuduhan menyuap untuk para petinggi FIFA untuk memberikan suara kepada Negara Timur Tengah itu saat voting. Pihak Qatar menolak segala dugaan bersalah dan mengatakan Mohammed Bin Hammam tak memainkan peran secara resmi atau tidak dalam proses pengajuan tuan rumah negara itu. Hammam adalah mantan anggota komite FIFA yang dicopot akibat kasus suap dan inti klaim tuduhan kasus yang sekarang menjadi berita utama. Siapa pun yang terbukti bersalah, FIFA tak segan akan memperkarakan secara pidana kriminal ke depan meja hijau. Di lain pihak, Presiden FIFA, Sepp Blatter, menegaskan, hanya dewan tertinggi FIFA, bukan keputusan Hakim Eckert, yang memiliki kekuatan untuk membatalkan hasil voting dan memerintahkan pemilihan ulang tuan rumah untuk Piala Dunia 2018 atau 2020.
Proses Penyelidikan Korupsi FIFA Ditunda Sampai September
BolaSkor - Selasa, 22 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Minggu, 09 Agustus 2026
FIFA Kecam Upaya Menggulingkan Gianni Infantino
Sabtu, 08 Agustus 2026
Infantino Kantongi Dukungan dari Amerika Selatan di Tengah Krisis FIFA
Jumat, 07 Agustus 2026
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Jumat, 07 Agustus 2026
UEFA Belum Cabut Ancaman Boikot Kompetisi FIFA, Abaikan Permintaan Maaf Infantino
Kamis, 06 Agustus 2026
FIFA Minta Maaf, tapi Tetap Dukung Infantino Lanjut sebagai Presiden
Kamis, 06 Agustus 2026
Legenda Portugal Turut Desak Presiden FIFA, Gianni Infantino untuk Mundur
Rabu, 05 Agustus 2026
Sorotan kepada FIFA Kian Tajam, Gianni Infantino Adakan Pertemuan Eksekutif Dadakan
Rabu, 05 Agustus 2026
Eks Wakil Presiden Angkat Bicara, Sebut FIFA dan Gianni Infantino Melakukan Pemerasan
Rabu, 05 Agustus 2026
Sikap PSSI dan Erick Thohir: Dukung Gianni Infantino Terus Jadi Presiden FIFA
Selasa, 04 Agustus 2026
Donald Trump Siap Pasang Badan untuk Gianni Infantino di Tengah Desakan Mundur dari FIFA
PILIHAN EDITOR
Senin, 10 Agustus 2026
Fakta Mengejutkan Terungkap: Bukan David Moyes, Jose Mourinho Seharusnya Jadi Pengganti Sir Alex Ferguson di MU
Sabtu, 08 Agustus 2026
Bukan Sekadar Angka, Kisah Haru di Balik Nomor 39 Bruno Guimaraes
Kamis, 06 Agustus 2026
7 Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan AC Milan
Kamis, 06 Agustus 2026
Profil Matthias Jaissle, Pelatih Baru Newcastle United Didikan 'Profesor' Ralf Rangnick
Rabu, 05 Agustus 2026
Siapakah Ibrahim Mbaye? Bintang Muda PSG yang Jadi Target Liverpool untuk Gantikan Mohamed Salah
Selasa, 04 Agustus 2026
7 Wonderkid Premier League 2026-2027 yang Siap Bersinar, dari Max Dowman hingga Shea Lacey
Selasa, 04 Agustus 2026
Premier League 2026-2027 Cetak Rekor Baru, Sembilan Klub Sambut Musim dengan Pelatih Anyar
Selasa, 04 Agustus 2026
Alasan Mengapa Kebijakan Transfer Chelsea Berubah setelah Rekrut Welbeck dan Henderson
Senin, 03 Agustus 2026
5 Hal Menarik Mengenai Valentin Barco, Rekrutan Baru Chelsea yang Pernah Dikeplak Jude Bellingham
Minggu, 02 Agustus 2026