Proses Penyelidikan Korupsi FIFA Ditunda Sampai September

BolaSkorBolaSkor - Selasa, 22 Juli 2014
Proses Penyelidikan Korupsi FIFA Ditunda Sampai September
Proses Penyelidikan Korupsi FIFA Ditunda Sampai September
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Zurich - Kasus penyelidikan dugaan korupsi di Federasi Sepak bola Dunia (FIFA) tengah berlangsung. Namun, sang Penyidik, Michael Garcia, mengumumkan proses dihentikan hingga bulan September. Pria berusia 53 tahun itu memimpin penyelidikan mendalam untuk dugaan korupsi di tubuh para petinggi, termasuk proses pengajuan tuan rumah dua Piala Dunia yang akhirnya diberikan kepada Rusia dan Qatar. Garcia adalah mantan jaksa penuntut umum Amerika Serikat. Dia menetapkan tenggat waktu rilis laporan penyelidikan pada akhir Juli, yang diserahkan secara rahasia kepada hakim Komite Etik FIFA, Joachim Eckert. Namun, semuanya harus ditunda sampai September 2014. Sky Sports tak merinci mengapa sampai FIFA menunda rilis laporan selama itu. Hakim Eckert akan menggunakan hasil investigasi untuk memutuskan sanksi bagi kandidat host yang terbukti berrsalah. Sebanyak sembilan negara mengajukan diri sebagai tuan rumah untuk PD 2018 dan 2022. Sebenarnya semua telah diputuskan terakhir pada Desember 2010. Namun, dugaan korupsi membuat kepastian tuan rumah kembali mengambang. Tak diketahui apakah ada hubungan dengan penundaan penyelidikan Garcia dengan rilis Sunday Times. Koran Inggris itu memberikan laporan dugaan Qatar telah melakukan korupsi dalam proses pengajuan tuan rumah PD 2022, dengan tuduhan menyuap untuk para petinggi FIFA untuk memberikan suara kepada Negara Timur Tengah itu saat voting. Pihak Qatar menolak segala dugaan bersalah dan mengatakan Mohammed Bin Hammam tak memainkan peran secara resmi atau tidak dalam proses pengajuan tuan rumah negara itu. Hammam adalah mantan anggota komite FIFA yang dicopot akibat kasus suap dan inti klaim tuduhan kasus yang sekarang menjadi berita utama. Siapa pun yang terbukti bersalah, FIFA tak segan akan memperkarakan secara pidana kriminal ke depan meja hijau. Di lain pihak, Presiden FIFA, Sepp Blatter, menegaskan, hanya dewan tertinggi FIFA, bukan keputusan Hakim Eckert, yang memiliki kekuatan untuk membatalkan hasil voting dan memerintahkan pemilihan ulang tuan rumah untuk Piala Dunia 2018 atau 2020.
Penyelidikan korupsi fifa Michael garcia Fifa
Ditulis Oleh

BolaSkor

Admin Bolaskor.com
Posts

11.190

Berita Terkait

Liga Dunia
Belanja Transfer Pemain 2025 Capai Rp219 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Belanja transfer pemain dunia pada 2025 mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah.
Yusuf Abdillah - Kamis, 29 Januari 2026
Belanja Transfer Pemain 2025 Capai Rp219 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Piala Dunia
Mantan Presiden FIFA Dukung Seruan Boikot Piala Dunia 2026 di AS
Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter mendukung gerakan boikot Piala Dunia 2026 yang dimainkan di Amerika Serikat.
Yusuf Abdillah - Selasa, 27 Januari 2026
Mantan Presiden FIFA Dukung Seruan Boikot Piala Dunia 2026 di AS
Piala Asia
Hukuman Tujuh Pemain Naturalisasi Malaysia Ditangguhkan Pengadilan
Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) memberikan penangguhan sementara sanksi kepada tujuh pemain naturalisasi timnas Malaysia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 27 Januari 2026
Hukuman Tujuh Pemain Naturalisasi Malaysia Ditangguhkan Pengadilan
Piala Dunia
FIFA Perkenalkan Inovasi Berbasis AI Jelang Piala Dunia 2026
FIFA dan produsen komputer Lenovo memperkenalkan serangkaian inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Technology/AI).
Yusuf Abdillah - Rabu, 07 Januari 2026
FIFA Perkenalkan Inovasi Berbasis AI Jelang Piala Dunia 2026
Indonesia
Termasuk Thoriq Alkatiri, 15 Wasit Indonesia Masuk Daftar Wasit FIFA 2026
Dari 15 itu, empat di antaranya berstatus sebagai wasit utama atau wasit tengah. Terbanyak adalah asisten wasit berjumlah 8 orang.
Rizqi Ariandi - Kamis, 01 Januari 2026
Termasuk Thoriq Alkatiri, 15 Wasit Indonesia Masuk Daftar Wasit FIFA 2026
Timnas
Negara Kayamba Gumbs Konfirmasi Jadi Peserta FIFA Series 2026 di Indonesia
Melalui laman resmi federasinya, Saint Kitts and Nevis mengonfirmasi akan mengikuti FIFA Series 2026 di Indonesia.
Rizqi Ariandi - Selasa, 23 Desember 2025
Negara Kayamba Gumbs Konfirmasi Jadi Peserta FIFA Series 2026 di Indonesia
Liga Dunia
FIFA Uji Teknologi Baru untuk Bola Keluar Lapangan dan Offside
FIFA tengah menguji teknologi terbaru bertajuk 'Out of Bounds' untuk menentukan secara akurat apakah bola telah keluar dari garis lapangan sebelum gol tercipta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 23 Desember 2025
FIFA Uji Teknologi Baru untuk Bola Keluar Lapangan dan Offside
Piala Dunia
FIFA Naikkan Hadiah Uang Piala Dunia 2026, Juara Akan Raup Rp834 Miliar
FIFA mengumumkan bahwa total hadiah Piala Dunia 2026 akan meningkat drastis dibanding edisi sebelumnya.
Yusuf Abdillah - Kamis, 18 Desember 2025
FIFA Naikkan Hadiah Uang Piala Dunia 2026, Juara Akan Raup Rp834 Miliar
Inggris
Jadi Kiper Terbaik FIFA 2025, Gianluigi Donnarumma Bidik Banyak Trofi di Manchester City
Penghargaan ini menjadi puncak dari perjalanan panjang Gianluigi Donnarumma dalam 12 bulan terakhir.
Yusuf Abdillah - Rabu, 17 Desember 2025
Jadi Kiper Terbaik FIFA 2025, Gianluigi Donnarumma Bidik Banyak Trofi di Manchester City
Piala Dunia
FIFA Umumkan Jadwal Piala Dunia 2026, Banyak Laga Tengah Malam dan Jam Kantor
Jadwal pertandingan Piala Dunia 2026 yang digelar di AS, Kanada, dan Meksiko sudah resmi dirilis FIFA, Minggu (7/12).
Yusuf Abdillah - Minggu, 07 Desember 2025
FIFA Umumkan Jadwal Piala Dunia 2026, Banyak Laga Tengah Malam dan Jam Kantor
Bagikan