BolaSkor.com - Presiden AC Milan, Paolo Scaroni, mengakui kemampuan dan pengalaman petinggi Inter Milan, Giuseppe Marotta.
Sepak terjang Giuseppe Marotta di sepak bola Italia tidak perlu diragukan. Ia memulai karier dengan menjadi pencari bakat di Varese.
Setelah itu, Marotta melanglang buana ke berbagai klub, seperti Como, Ravenna, Venezia, Atalanta, Sampdoria, Juventus, hingga Inter Milan.
Baca Juga:
Dituding Memihak Inter Milan dan Bikin Pendukung Juventus Baper, Akun X Serie A Klarifikasi
Menang Dramatis atas Juventus, Inter Milan Akhiri Rekor Buruk di Laga Besar
Buntut Kekalahan dari Inter Milan, Juventus Soroti Kinerja Wasit
Dalam perjalanannya, Marotta dikenal sebagai satu di antara sosok yang jago untuk urusan transfer pemain.
Sering kali ia berhasil memboyong pemain bintang dengan status bebas transfer.
Jenjang karier Marotta pun terus menanjak hingga akhirnya menjadi presiden Inter Milan pada pertengahan 2024.
Moratta Jadi Contoh Banyak Orang
Kemampuan Marotta menjalankan perannya di sepak bola Italia mendapatkan pengakuan dari Paolo Scaroni.
Ia sadar Beppe Marotta adalah sosok yang tepat untuk dijadikan panutan.
"Saya sudah menjadi presiden Milan selama delapan tahun, terkadang saya lupa itu," ujar Scaroni menurut laporan Milan Post.
"Ini pengalaman yang luar biasa. Tentu saja, saya harus mengambil pelajaran sepak bola dari Marotta setiap hari."
Komentar Marotta soal Kontroversi Inter vs Juventus

Presiden Inter Milan Beppe Marotta (Laman resmi Inter Milan)
Kemampuan Marotta dalam memimpin sebuah tim kembali terlihat soal kontroversi pada laga Inter Milan melawan Juventus.
Marotta secara gamblang menjelaskan jika Juventus juga mendapatkan keuntungan dari kesalahan wasit di masa lalu.
"Juventus-Inter, diving mencolok oleh Juan Cuadrado, wasit Gianpaolo Calvarese. Semua badan wasit mengklarifikasi bahwa itu adalah diving yang jelas," tegas Marotta.
"Dengan kemenangan itu, Juventus mengamankan kualifikasi untuk Liga Champions dan menghasilkan sekitar 60 hingga 70 juta euro," ungkap Marotta.