mengatakan, pihaknya masih menunggu surat resmi jadwal ulang tersebut. Sejauh ini, manajemen Persija tidak ingin terlalu dipusingkan dengan laga itu. Kalau pun jadwal ulang sudah ada, Persija baru akan fokus ke laga tersebut. "Hingga saat ini kami belum menerima surat resmi maupun email. Kita tunggu saja. Maka, kami belum bisa komentar banyak," kata Manajer Persija Asher Siregar di Jakarta, Selasa (4/3). Menurut dia, jika surat resmi dari pihak terkait sudah diterima, pihaknya akan segera membahas dengan manajemen klub demi menentukan langkah berikutnya. Kondisi ini sangat penting demi membangun tim terbaik. "Jika sudah ada suratnya, kami akan bahas dahulu. Yang jelas kami siap melaksanakan segala keputusan," imbuh Asher. Pertandingan klasik antara Persib Bandung dan Persija Jakarta seharusnya digelar di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, 22 Februari lalu. Namun pihak kepolisian, dalam hal ini Polresta Bandung dan Polda Jabar tidak mengeluarkan izin pertandingan. Bahkan tidak hanya izin di wilayah Bandung, Polda Jabar juga melarang laga itu digelar di wilayah Jawa Barat. Sikap kepolisian itu adalah buntut dari perseteruan dari Bobotoh (suporter Persib) dan Jakmania (suporter Persija). Bahkan perseteruan itu tidak hanya sebatas mendukung tim kesayangan mereka, tetapi juga sudah menjalar ke hal-hal anarkis yang mengganggu ketentraman umum. Bahkan sebelumnya, saat Persija dijamu Pelita Bandung Raya di Si Jalak Harupat, 17 Februari, Jakmania sempat dan Bobotoh sempat ribut. Alhasil, Jakmania baru bisa keluar Bandung dengan pengawalan ekstra ketat.
Persija Tunggu Jadwal Ulang Laga El Clasico Dengan Persib
BolaSkor - Selasa, 04 Maret 2014
- #Isl
- #Polda Jabar
- #Indonesia Super League
- #Asher Siregar
- #Persija Jakarta
- #Bobotoh
- #Si Jalak Harupat
- #Persib Bandung
- #Jakmania
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 25 Juni 2026
Profil Dua Pemain Kelas Eropa yang Bakal Diboyong Persib Bandung
Kamis, 25 Juni 2026
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Rabu, 24 Juni 2026
Revolusi Medis Sepak Bola: Persebaya dan Mayapada Hospital Surabaya Ciptakan Ekosistem Sports Medicine Pertama di Indonesia
Selasa, 23 Juni 2026
Setelah Federico Barba, Persib Lepas Sergio Castel dan Dewangga
Selasa, 23 Juni 2026
Persija Belum Umumkan Rekrutan Baru, Ketua The Jakmania Tak Khawatir
Selasa, 23 Juni 2026
Profil Kyohei Yoshino, Gelandang Jepang yang Merapat ke Persija
Senin, 22 Juni 2026
Regulasi U-23 Dihapus di Super League 2026/27, Pemain Muda Persija Siap Bersaing
Senin, 22 Juni 2026
Eks Kiper Persib Bandung Dikabarkan Menuju Persija, Pratama Arhan Berpisah dengan Bangkok United
Senin, 22 Juni 2026
Persija Gandeng Adidas Jadi Official Apparel, Rilis Jersey Bulan Agustus
Senin, 22 Juni 2026
STY Tak Garansi Persija Akan Selalu Tampil Bagus dan Menang
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026