BolaSkor.com - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar secara terang-terangan mengaku tegang dengan persaingan timnya di papan klasemen Super League 2025/2026.
Meski Persib sudah dua kali juara secara berturut-turut alias back to back, Umuh Muchtar mengaku saat ini lebih tegang ketimbang pada dua musim tersebut.
“Tegang sekarang. Kenapa? Karena ini saingan yang tiga ini ya Persib, Borneo, Persija, ini sangat-sangat dekat. Sangat riskan. Dulu kan minimal bedanya sembilan, tujuh poin paling tidak. Ini kan cuma enam, empat. Ngeri juga ya,” ungkap Umuh.
Tercatat hingga pekan ke-25, Persib yang saat ini berada di puncak klasemen sementara memiliki 58 poin. Sedangkan posisi dua yang ditempati Borneo FC memiliki 54 poin dan Persija yang berada di posisi tiga memiliki 52 poin.
Baca Juga:
Klasemen Sementara Super League 2025/2026: Persib Berada di Puncak, Borneo FC dan Persija Menyusul
Kunci Sukses Persib Bandung Curi Satu Poin dari Borneo FC di Samarinda
Berdoa Agar Persib Kembali Juara

Para Pemain Persib Bandung merayakan gol ke gawang PSM Makassar. (BolaSkor.com/Gigi Gaga)
Umuh yang juga Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) ini hanya berharap timnya bisa melalui dengan baik. Terlebih, pertandingan hanya menyisakan sembilan laga.
“Mudah-mudahan saja berdoa Persib juara. Persib juara saja doa. Kalau bisa ya tetap membawa poin penuh. Boleh lah imbang satu kali saja, tapi jangan sampai dua kali imbang,” harapnya.
Umuh juga berharap Persib tidak terkendala faktor eksternal yang membuat timnya gagal menyabet gelar juara di musim ini.
“Insya Allah kalau Persib bisa ngelibas dulu Persija, minimal draw dengan Persija. Ke sini masih ada Dewa (United), (Semen) Padang, yang lainnya pun juga. 9 kali lagi pertandingan. Mudah-mudahan. Di situ kita jangan kegembosan. Semuanya harus bisa diratakan,”
“Persib paling, paling pun juga, tidak bisa ditawar lagi, draw, sisanya menang semua. dengan siapa? ya paling draw dengan Persija,”
“Tapi yang sekarang kita libas dulu semua. Tapi jangan dianggap enteng gimana juga. kita anggap tim A pasti kalah, setelah main bola malah kita yang kalah atau seri, amit-amit ya kalau sampai begitu supaya kita kokoh di puncak dan bisa tetap jadi juara,” tegasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga)