Football

Sport

Feature

Result

Show

Analisis Feature Piala Dunia Internasional Berita

Perjalanan Timnas Argentina Menuju Final Piala Dunia 2026: Sapu Bersih 7 Laga dengan Kemenangan

Rizqi Ariandi - Sabtu, 18 Juli 2026

BolaSkor.com - Berikut ini kilas balik perjalanan Timnas Argentina yang sangat mulus menuju final Piala Dunia 2026. Lionel Messi dan kawan-kawan menyapu bersih tujuh pertandingan dengan kemenangan, mulai dari babak penyisihan grup hingga semifinal.

Argentina akan menghadapi Spanyol pada partai final Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7), pukul 02.00 WIB.

Tim Tango yang dikomandoi Lionel Messi kembali mencapai partai puncak untuk kedua kali secara beruntun, alias back-to-back setelah keberhasilan mereka di Qatar, empat tahun sebelumnya.

Argentina merupakan pemenang Piala Dunia 2022 usai menumbangkan Prancis lewat adu penalti dengan skor 4-2 (3-3), yang artinya tim asuhan Lionel Scaloni berstatus juara bertahan.

Baca Juga:

FIFA Tunjuk Slavko Vincic Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina

Final Piala Dunia 2026: Rekor Spanyol dan Argentina saat Dipimpin Wasit Slavko Vincic

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Finalissima Akhirnya Terwujud

Status itu membuat Argentina dijagokan untuk mempertahankan gelar. Ambisi mereka menjadi juara dua kali beruntun dan meraih trofi keempat sekaligus menyempurnakan akhir karier sang legenda, Lionel Messi.

Sejak awal, kiprah Argentina di Piala Dunia 2026 terbilang mulus. Messi dan kawan-kawan bertemu lawan-lawan yang di atas kertas kekuatannya jauh di bawah mereka.

Bolaskor akan menyajikan kilas balik perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 untuk para pembaca setia. Berikut ulasannya.

Argentina Sempurna di Penyisihan Grup

Lionel
Lionel Messi hat-trick gol ke gawang Aljazair (Foto: FIFA)

Argentina tergabung di Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania. Melihat tiga pesaing itu, Argentina jelas diunggulkan.

Dan benar saja, Argentina mengawali babak grup dengan mencukur Aljazair tiga gol tanpa balas (3-0). Tiga gol kemenangan Argentina dicetak oleh Messi pada menit 17', 60', dan 76'.

Pada laga kedua menghadapi Austria, Argentina kembali menunjukkan kekuatannya dengan meraih kemenangan 2-0. Messi kembali jadi aktor kemenangan timnya lewat gol yang ditorehkannya di menit 38' dan 90+5'.

Bertemu Yordania di laga terakhir, Argentina yang merotasi skuad intinya tetap keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1.

Gol Yordania yang dilesakkan Mousa Tamari (55') dibalas oleh Messi (80' yang turun dari bangku cadangan, setelah sebelumnya Giovanni Lo Celso (19') dan Lautaro Martinez (penalti, 31') membawa Argentina unggul di babak pertama.

Argentina Pulangkan Kuda Hitam Bernama Cape Verde, Mesir, dan Swiss

Selebrasi
Selebrasi Lionel Messi usai membobol gawang Mesir. (FIFA)

Lolos ke babak knock out (32 besar) sebagai juara Grup J, Argentina mendapatkan lawan-lawan yang berstatus kuda hitam.

Di 32 besar, juara tiga kali Piala Dunia pada 1978, 1986, dan 2022 itu menang atas Cape Verde dengan skor 3-2 lewat babak perpanjangan waktu atau extra time.

Lolos dari Cape Verde, Argentina bertemu kuda hitam lainnya dari Afrika, Mesir, pada Babak 16 Besar atau Perdelapan Final. Sama seperti Cape Verde, Mesir juga mampu memberikan perlawanan sengit terhadap Argentina yang pada akhirnya tetap keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.

Setelah memulangkan Cape Verde dan Mesir, Argentina bertemu tim kuda hitam lainnya dari Eropa, yakni Swiss. Argentina juga harus melewati babak extra time untuk mengalahkan Swiss dengan skor 3-1.

Mental Juara Argentina Bikin Inggris 'Go Home'

Gol
Gol Lautaro Martinez ke gawang Inggris. (FIFA)

Kemenangan atas Swiss membawa Argentina ke semifinal dan di babak ini Tim Tango bertemu lawan yang sama-sama berstatus tim unggulan, yakni Inggris.

Inggris tampil sangat baik dan disiplin untuk menghalau serangan Argentina, bahkan The Three Lions sempat unggul lewat gol Anthony Gordon pada menit 55'.

Namun, setelah unggul itu Inggris memilih bertahan dan situasi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Messi dan kawan-kawan.

Argentina mencetak dua gol balasan di 15 menit terakhir lewat sepakan keras Enzo Fernandez (85') dari luar kotak penalti dan tandukan Lautaro Martinez (90+2') untuk membalikkan keadaan dan membuat Inggris 'go home' alias pulang dengan wajah tertunduk.

Baca Artikel Asli