BolaSkor.com - Perjalanan Raja Eropa dengan 15 titel Liga Champions, Real Madrid, terhenti di perempat final setelah kalah agregat gol 4-6 dari Bayern Munchen.
Kalah 1-2 di Santiago Bernabeu, Madrid juga kalah 3-4 melawan Bayern di Allianz Arena, Kamis (16/04) dini hari WIB.
Tiga gol Madrid dicetak Arda Guler (1', 29') dan Kylian Mbappe (42'), dan empat gol Bayern datang dari Aleksandar Pavlovic (6'), Harry Kane (38'), Luis Diaz (89'), dan Michael Olise (90+4').
Baca Juga:
Cara Menonton dan Link Streaming Bayern Munchen vs Real Madrid: Menguji Mental Juara Los Blancos
7 Fakta Menarik Bayern Munchen vs Real Madrid: FC Hollywood Jarang Buang Peluang
Madrid tersingkir dan Bayern akan menghadapi sang juara bertahan, Paris Saint-Germain (PSG), di semifinal Liga Champions.
Real Madrid Salahkan Wasit
Madrid juga bermain dengan 10 pemain di Allianz Arena setelah Eduardo Camavinga menerima kartu merah di menit 86.
Bahkan selepas laga berakhir, Guler juga menerima kartu merah setelah protes berlebih yang diikuti aksi protes pemain Madrid lainnya.
Wasit laga, Slavko Vincic, memberi kartu merah kepada Camavinga di saat ia juga lupa telah memberi kartu kuning sebelumnya.
"Ini (wasit) bercanda," cetus Jude Bellingham menyindir Vincic. "Lebih baik saya tak berbicara malam ini," tambah Antonio Rudiger.
Menurut Alvaro Arbeloa, pelatih Madrid, salah satu keputusan wasit yang merugikan timnya membuat enerji Madrid terkuras setelah berjuang habis-habisan.
"Sangat sakit hati, sangat sakit hati. Terutama karena cara kejadiannya," kata Arbeloa di Managing Madrid.
"Saya mengucapkan selamat kepada Bayern atas penampilan hebat mereka dalam pertandingan tersebut, tetapi kami berharap mereka bisa mengalahkan kami dengan cara yang berbeda."
"Itu adalah kartu merah yang tidak dapat dijelaskan, tidak ada yang mengerti. Itulah mengapa ada rasa ketidakadilan dan kemarahan."
"Semua kerja keras dan usaha menjadi sia-sia karena keputusan seperti yang dibuat wasit," urai Arbeloa.