"Tentu saja saya mempunyai konsep tentang bagaimana cara bermain yang ideal bagi kami, tetapi saya harus mengadaptasikan keinginan saya dengan skill dan mentalitas yang dimiliki oleh para pemain saya. Saya tidak akan memaksakan keinginan saya." ujar Pep dalam keterangan pers jelang uji coba melawan MLS All Stars. "Saya tidak pernah berkeinginan untuk merubah mentalitas bermain para pemain saya. Apalagi untuk mengganti kultur bermain ala Bayern Muenchen ataupun khas timnas Jerman. Saya yang harus mengadaptasikan ide saya dengan kultur yang sudah ada dalam diri para pemain Bayern Muenchen." Musim pertama Pep Guardiola di raksasa Bavaria itu berjalan tidak semulus yang diharapkan meski sukses mempertahankan gelar juara Bundesliga dan DFB-Pokal. Ini disebabkan kehancuran Bayern di semifinal Liga Champions oleh sang juara Real Madrid dengan agregat 5-0. Padahal dua musim lalu, Bayern sukses menjadi juara Liga Champions dengan membungkam tiki-taka Barcelona di semifinal dengan agregat 7-0. Kekalahan Bayern atas Madrid dianggap akibat kesalahan Pep yang mencoba memainkan tiki-taka ala Barcelona di Bayern Muenchen. Namun di pertandingan terakhir musim lalu melawan Borussia Dortmund di final DFB-Pokal, Pep berhasil menjawab kritikan dengan menampilkan performa luar biasa melalui strategi 3-4-1-2 yang mengandalkan kecepatan dan bola-bola direct ala sepakbola Jerman. Setelah bermain dengan strategi 4-1-4-1 dan 4-2-3-1 ala Barcelona di musim pertamanya, Pep Guardiola nampaknya akan bermain dengan tiga bek sepanjang musim ini dengan dua wing back dan dua gelandan bertahan, yang sudah diterapkan sepanjang ujicoba pra-musim Bayern sejauh ini.
Pep Bantah Isu Ingin Membuat Bayern Seperti Barcelona
BolaSkor - Selasa, 05 Agustus 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 18 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Kamis, 17 September 2026
Skuad Pertama Jerman di Era Jurgen Klopp, Panggil 44 Nama
Kamis, 17 September 2026
Barcelona Sering Menang Telak, Pertegas Tak Perlu Penyerang Tengah
Kamis, 17 September 2026
Klasemen Terbaru LaLiga Usai Barcelona Membantai Racing Santander: Blaugrana Masih Sempurna
Kamis, 17 September 2026
Hasil LaLiga: Barcelona dan Atletico Madrid Pesta Gol
Rabu, 16 September 2026
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: AC Milan, Barcelona, dan Manchester United Tampil
Rabu, 16 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Barcelona vs Racing Santander: Potensi Hujan Gol
Rabu, 16 September 2026
Klasemen Sementara LaLiga 2026/2027 Usai Real Madrid Menang Dramatis di Markas Elche
Selasa, 15 September 2026
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
Selasa, 15 September 2026
Hubungi Jose Mourinho, Rodri juga Ungkap Alasan Tolak Real Madrid
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026