Milan saat ini sedang berduka. Rossoneri tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions usai dikalahkan Atletico Madrid. Padahal, Milan adalah satu-satunya wakil Italia di fase gugur. Kala 1-0 di leg pertama, Kaka dan kawan-kawan ditekuk 4-1 pada leg kedua pada 12 Maret lalu. Performa kurang memuaskan juga dicapai Milan di ajang Liga Italia. Milan sementara terpaku di posisi kesebelas Liga Italia dengan 35 angka, tertinggal sebelas poin dari Parma yang berada di posisi keenam, atau jatah terakhir untuk mendapatkan tiket berlaga di Liga Europa. Media kenamaan Italia, Corriere dello Sport, melansir bahwa pada Jumat (21/3) waktu setempat terdapat pembicaraan khusus antara Presiden Silvio Berlusconi dengan Seedorf. Isi pembicaraannya diduga Berlusconi akan memecat Seedor seandainya Milan kalah di dua laga ke depan, melawan Lazio dan Fiorentina. "Tak adal masalah dengan klub. Sampai klub bilang sebaliknya, saya akan tetap di sini. Ada beberapa hal yang dipublikasikan secara salah. Pertemuan dengan Galliani adalah yang terbaik. Semuanya sangat konstruktif dan saya memintanya tetap dekat dengan saya," ungkap Seedorf dilansir Goal. "Dari beberapa sudut pandang, saya kurang pengalaman. Saya bahagua karena CEO klub berada di sebelah saya dan klub berada di belakang untuk mendukung saya. Hubungan saya dengan Gallani sudah berlangsung selama 12 tahun. Pengalamannya sangat penting," ia menambahkan. Seedorf didaulat sebagai pelatih baru Milan menggantikan Massimiliano Allegri yang dipecat akibat serangkaian hasil buruk. Mantan pemain Botafogo itu kalah tujuh kali dari 12 pertandingannya bersama Milan. "Ketika mengambil pekerjaan ini, saya memintanya dekat dengan saya. Tak ada pemisahan atau konflik kepentingan dari pihak manapun. Tak ada pihak klub yang bilang dua laga ke depan adalah penentu masa depan saya," tambah Seedorf. "Saya kecewa beberapa hal tak berjalan bagus. Tapi, saya fokus terhadap pekerjaan saya dan saya takkan menyerah. Saya selalu memberi 100 persen atas apa yang saya lakukan. kami bisa membangun sesuatu yang penting. Saya yakin apa yang saya lakukan akan berbuah hasil manis," Seedorf memungkasi.
Nasib Seedorf di Milan Ditentukan Usai Lazio & Fiorentina?
BolaSkor - Minggu, 23 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Sabtu, 11 Juli 2026
Mario Gila, Ikuti Jejak Alessandro Nesta dari Lazio ke AC Milan
Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Latih AC Milan, Ruben Amorim Akui Bikin Banyak Kesalahan di Manchester United
Selasa, 30 Juni 2026
Keluarkan 80 Juta Euro, AC Milan Rekrut Goncalo Ramos dari PSG
Senin, 29 Juni 2026
PSG Rekrut Penjaga Gawang AC Milan
Senin, 29 Juni 2026
Terbongkar, Super Agen Jorge Mendes Mendikte Pergerakan AC Milan di Bursa Transfer
Sabtu, 27 Juni 2026
Rekrut Goncalo Ramos dari PSG, AC Milan Pecahkan Rekor Transfer
Jumat, 19 Juni 2026
AC Milan Rilis Jadwal Pramusim, Lawan Chelsea di GBK dan Manchester United
Rabu, 17 Juni 2026
AC Milan Resmi Tunjuk Ruben Amorim Jadi Pelatih Baru, Manchester United Ketiban Untung
Selasa, 16 Juni 2026
Amankan Servis Ruben Amorim, AC Milan Kini Fokus Datangkan Direktur Olahraga Frankfurt
Minggu, 14 Juni 2026
Eks Pelatih Manchester United Terdepan Tangani AC Milan
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026