"Kami menghormati semua tim di Liga Champions. Jika Anda berbicara tentang Arsenal atau tim elite Eropa lainnya, Anda harus menghormati mereka dan tidak boleh menganggap remeh." ujar Mueller kepada wartawan, seperti dilansir oleh Goal. Bayern akan mengawali leg kedua nanti dengan modal dua gol tandang berkat kemenangan 2-0 di kandang Arsenal dalam leg pertama, pertengahan bulan Februari kemarin. Bayern yang sedang berada dalam performa menggila (menang 16 pertandingan secara beruntun di Bundesliga dan semua kompetisi) diprediksi mampu mengatasi perlawanan Arsenal di leg kedua nanti, yang akan berlangsung di stadion Allianz Arena itu. Pelatih baru Bayern, Pep Guardiola yang baru menangani Bayern di awal musim ini memang sukses membuat Bayern lebih spektakuler secara permainan dari musim lalu ketika dilatih oleh Jupp Heynckess. Philipp Lahm dkk lebih digdaya dalam hal penguasaan bola dan lebih subur dalam mencetak gol (Bayern sukses mencetak 26 gol dalam enam pertandingan terakhir mereka). Mengenai perubahan ini, Mueller yang merupakan langganan Tim Nasional Jerman sejak Piala Dunia Afrika Selatan 2010 silam itu pun angkat bicara. "Kami mengalami sedikit perubahan dalam gaya bermain dibanding musim lalu. Kami lebih banyak menguasai bola di daerah lawan dan bermain lebih condong ke tengah ketimbang di sayap. Pep Guardiola selalu menginspirasi para pemain untuk terus bermain lebih baik lagi." tuntas Mueller.
Mueller: Kami Tidak Anggap Remeh ArsenalJelang Leg Kedua 16 Besar Liga Champions
BolaSkor - Senin, 10 Maret 2014
- #Leg Kedua
- #16 Besar Liga Champions
- #Bayern Muenchen
- #Leg Kedua 16 Besar Liga Champions
- #Thomas Mueller
- #Arsenal
- #Bayern Muenchen Arsenal
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 11 Juni 2026
Eks Striker Arsenal Siap Akhiri Kesulitan AS Cetak Gol di Piala Dunia
Sabtu, 06 Juni 2026
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Kamis, 04 Juni 2026
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026