Dalam beberapa pekan belakangan, jagat Inggris diramaikan dengan perang komentar panas antara pelatih Chelsea, Jose Mourinho, dan juru racik Manchester City, Manuel Pellegrini, di media. Perang itu disulut oleh kemenangan 1-0 Chelsea di kandang City pada 4 Februari lalu. Kala itu, Mou merendah perihal peluang besar timnya tampil sebagai juara Liga Inggris musim ini dengan menyebut The Blues sebagai kuda kecil. Tak terima, Pellegrini kemudian menyindir Mou dengan menyebut The Blues sebagai kuda kecil yang kaya raya. Komentar Pellegrini tersebut membuat Mou panas dan kemudian memberi label City layaknya hewan Jaguar. Kini, pelatih berkebangsaan Portugal itu kembali melontarkan sindiran dengan menyatakan City hanya dibangun untuk kesuksesan jangka pendek semata. "City hanya dibangun untuk tiga atau empat musim ke depan, tak untuk 10 musim ke depan. Mereka tak mengkhawatirkan financial fair play terkait pembelian mereka musim ini. Mereka juga memiliki skuat tangguh dan potensial," sindir Mourinho seperti dilansir Sky Sports. "Secara akademis, Pellegrini adalah Insinyur dan dia tak membutuhkan kalkulator ketika bekerja. Contohnya kami, Chelsea menjual Kevin De Bruyne 18 juta Poundsterling dan Juan Mata sebesar 37 juta Poundsterling. Total 55 juta Poundsterling. Lalu kami membeli Mohammed Salah dan Nemanja Matic hanya seharga 32 juta Poundsterling," ia menyambung. Chelsea dan City memang bersaing ketat di klasemen sementara Liga Inggris musim ini. Chesea bertengger di pucuk klasemen dengan bermodalkan 56 angka. Sementara, City berada di posisi ketiga berbekal 54 poin.
Mourinho: Kesuksesan City Hanya untuk Jangka Pendek
BolaSkor - Selasa, 11 Februari 2014
- #Mournho Sindir City
- #Chelsea
- #Manuel Pellegrini
- #Liga Inggris
- #Bing
- #Manchester City
- #Jose Mourinho
- #Yahoo
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 08 Juni 2026
Florentino Perez Terpilih Kembali sebagai Presiden Real Madrid, Comeback Jose Mourinho Jadi Kenyataan
Minggu, 07 Juni 2026
Khaldoon Al Mubarak Siap Buka Suara soal Kasus Keuangan Manchester City
Jumat, 05 Juni 2026
Bukan AC Milan, Sandro Tonali Jadi Incaran Manchester City
Kamis, 04 Juni 2026
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Selasa, 02 Juni 2026
Fokus Piala Dunia, Rodri Emoh Bicarakan Masa Depan di Manchester City
Minggu, 31 Mei 2026
Xabi Alonso Harus Meraih Trofi di Musim Pertamanya Melatih Chelsea
Jumat, 29 Mei 2026
Dilema Bernardo Silva, di Antara Barcelona dan Atletico Madrid
PILIHAN EDITOR
Selasa, 09 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Senin, 08 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2010: Fenomena Lagu Waka Waka dan Sejarah Sepak Bola Spanyol
Minggu, 07 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2006: Ketika Calciopoli dan Tandukan Zidane Tidak Mampu Membendung Magis Italia
Sabtu, 06 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2002: Kejutan Korea Selatan dan Kejayaan Brasil di Asia
Sabtu, 06 Juni 2026
6 Rekor yang Bisa Dipecahkan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
Sabtu, 06 Juni 2026
Kisah Kakak Beradik Dua Negara, Guela dan Desire Doue Menempuh Jalan Berbeda Menuju Piala Dunia
Jumat, 05 Juni 2026
Cerita Cape Verde, Debutan Piala Dunia 2026 yang Menyimpan Kejutan
Jumat, 05 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1998: Ketika Prancis Juara untuk Pertama Kalinya
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026