Football

Sport

Feature

Result

Show

Inggris Berita

Mohamed Salah, Korban dari Standar Tinggi yang Dibuatnya di liverpool

Arief Hadi - Jumat, 27 Februari 2026

BolaSkor.com - Sembilan tahun memperkuat Liverpool, status Mohamed Salah sebagai legenda tak diragukan lagi.

Dengan kontribusi serta rekor-rekor yang dipecahkannya, bintang timnas Mesir itu mempersembahkan dua titel Premier League dan satu Liga Champions.

Namun, Mo Salah tidak selalu tampil konsisten setiap musimnya, baik itu mencetak gol atau memberikan assists.

Seperti saat ini, Mo Salah tidak mencetak gol pada sembilan laga Premier League. Dan menurut Arne Slot, masalah Mo Salah saat ini bukan hanya dia yang melaluinya.

Baca Juga:

Jumlah Hadiah Uang Juara Carabao Cup yang Diterima Liverpool, Lebih Kecil dari Gaji Mo Salah

Bukan Rodrygo, Jarrod Bowen Cocok Gantikan Mohamed Salah di Liverpool

Victor Osimhen Berharap Galatasaray Tidak Bersua Liverpool di 16 Besar Liga Champions

"Kita sudah terbiasa dengan Mo yang mencetak banyak gol dan saat ini mungkin itulah perbedaan terbesar dalam performa dan waktu bermainnya," papar Slot dikutip dari Liverpool Echo.

"Tapi kita juga tahu ini pernah terjadi sebelumnya."

"Saya tidak tahu apakah itu terjadi sembilan pertandingan berturut-turut, tetapi saya pernah mendapat pertanyaan ini sebelumnya jika dia tidak mencetak gol selama tiga atau lima pertandingan, tetapi saya tahu pada akhirnya dia selalu mulai mencetak gol lagi."

Standar Tinggi Mohamed Salah

Arne
Arne Slot dan Mo Salah (X/FabrizioRomano)

Slot juga menilai sorotan yang diarahkan kepada Mo Salah saat ini terjadi karena standar tinggi yang ditetapkannya.

Singkat kata, Mo Salah menjadi 'korban' dari standar tinggi yang ditetapkannya dalam urusan mencetak gol atau memberikan assist.

"Dia menetapkan standarnya sendiri dan standar itu sangat tinggi, dan saat dia tidak mencetak gol selama beberapa pertandingan, orang-orang langsung terkejut - itu adalah pujian terbesar yang bisa dia dapatkan," tambah Slot.

"Tiga pertandingan lalu dia memberikan satu assist dan satu gol melawan tim Premier League yang sangat bagus, Brighton, jadi itulah kenyataannya."

"Dan kemudian Anda bisa mengubah data dan mengatakan dia tidak mencetak gol dalam sembilan pertandingan Premier League."

"Itulah standar yang dia tetapkan untuk dirinya sendiri dan itulah mengapa orang-orang terkejut ketika hal-hal seperti itu terjadi," pungkasnya.

Baca Artikel Asli