Di interval pertama, Barcelona unggul 1-0 melalui gol yang ditorehkan Lionel Messi. Dari segi permainan, Azulgrana unggul dalam penguasaan bola 66 persen berbanding 34 persen milik Getafe. Berkat gol tersebut jelang babak kedua, Barca unggul agregat 5-0 atas El Geta. Sangat tipis peluang Azulones untuk mengejar defisit gol di paruh kedua. Kabar buruk menimpa kubu Barcelona setelah Neymar ditandu keluar di pertengahan babak. Kabar sementara adalah pemain berkebangsaan Brasil itu mengalami cedera pergelangan kaki kanan dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut besok (18/1). Diagnosa awal saat ini bomber 21 tahun itu akan absen selama dua atau tiga pekan, kemungkinan juga tidak bisa tampil saat Barcelona jumpa Manchester City di ajang Liga Champions. Meski sudah unggul jauh dalam perolah agregat gol, namun permainan Barcelona di babak kedua tak mengalami penurunan performa sedikit pun. Bermain dengan tempo tinggi, anak asuh Gerardo Martino berhasil menggandakan keunggulan menit 63, lagi-lagi melalui aksi Lionel Messi. La Pulga dengan brilian mengecoh Codina untuk kemudian menempatkan bola dengan mudah ke dalam gawang. Tiga gol dalam dua pertandingan, menunjukkan tidak ada tanda-tanda penurunan performa meski El Messiah sempat lama dibekap cedera hamstring. Messi terus menampilkan permainan menawan. Hanya berselang dari gol kedua, bomber 26 tahun itu berpeluang mencatat hat-trick ketika mendribel bola lalu melepaskan tendangan kaki kanan ke arah gawang, namun usahanya kali ini masih bisa digagalkan Codina. Menit 70, Gerardo Martino menarik keluar Cesc Fabregas untuk digantikan Xavi Hernandez. Tidak ada perubahan berarti dari segi taktik permainan. Namun ini adalah momen spesial bagi Xavi Hernandez. Ini merupakan laga ke-700 Xavi bersama Barca di semua kompetisi. Sosok 34 tahun itu masih memegang rekor penampilan terbanyak sepanjang sejarah klub. Getafe sempat mendapat peluang ketika di 10 menit akhir pertandingan. Namun upaya Colunga dari dalam kotak penalti masih bisa diredam Pinto. Hingga akhir pertandingan skor 2-0 tetap tak berubah. Barcelona unggul agregat 6-0. Di perempatfinal Barca akan menantang Levante pada 22 dan 29 Januari nanti. Getafe (4-2-3-1): Codina; Alexis (Lisandro Lopez 36’), Rafa, Lago, Vigaray; Rodriguez (Castro 65’), Lacen, Michel; Lafita, Colunga, Sarabia (Pedro Leon 61’). Barcelona (4-3-3): Pinto; Alves, Puyol, Bartra, Adriano; Song, Roberto, Fabregas (Xavi 70’); Messi, Neymar (Sanchez 28’), Tello.
Messi Dua Gol, Barcelona Gulung GetafePiala Raja
BolaSkor - Kamis, 16 Januari 2014
- #Luis Garcia Plaza
- #Piala Raja
- #Barcelona
- #Copa Del Rey
- #Getafe
- #Gerardo Martino
- #Neymar Cedera
- #Getafe Vs Barcelona
- #Lionel Messi
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 15 Juli 2026
Thomas Tuchel Beberkan Rencana Inggris untuk Hentikan Magis Lionel Messi
Rabu, 15 Juli 2026
4 Duel Kunci Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Rabu, 15 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Inggris vs Argentina: Pertemuan Dua Rival Klasik dalam Sejarah Sepak Bola Dunia
Selasa, 14 Juli 2026
Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris Tak Terpaku Hentikan Lionel Messi
Senin, 13 Juli 2026
Penantian 20 Tahun Berakhir, Lionel Messi Akhirnya Menghadapi Inggris
Minggu, 12 Juli 2026
Lionel Messi Ukir Sejarah Lagi, Jadi Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa
Minggu, 12 Juli 2026
Susunan Pemain Argentina vs Swiss: Julian Alvarez Temani Lionel Messi
Sabtu, 11 Juli 2026
Hadapi Argentina, Swiss Ungkap Rencana Hentikan Lionel Messi
Sabtu, 11 Juli 2026
Head to Head Argentina vs Swiss: Albiceleste Lebih Superior
Sabtu, 11 Juli 2026
Detail Kontrak Karim Adeyemi di Barcelona, Terima Gaji Rp123 Miliar per Tahunnya
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina: Kenangan Gol 'Tangan Tuhan' Maradona, Sosialisme dan Bentuk Protes Serangan Malvinas
Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina Pertaruhan Harga Diri Bangsa, Perang Malvinas hingga Gol Tangan Tuhan
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026