Timnas Argentina tampil mumpuni di ajang Piala Dunia 2014 di Brasil. Tampil sebagai juara di fase grup, Albiceleste melangkah ke final usai mengalahkan Timnas Belanda. Bermain imbang tanpa gol hingga babak tambahan, Tim Tango menang 4-2 dalam babak adu penalti. Sayang, mimpi di depan mata Argentina untuk mengulang prestasi tahun 1986 gagal terwujud. Menghadapi Jerman di Estadio do Maracana, Rio de Janiero, Senin (14/7) dini hari WIB, Argentina takluk 1-0 berkat gol Mario Goetze di menit ke-113. "Kami mengerahkan segalanya, tapi kami gagal mencapai tujuan kami. Namun, kami memberikan kebahagiaan bagi masyarakat Argentina dengan berhasil melangkah ke final. Ketika kami berangkat ke Brasil, ada banyak sekali keraguan dari khalayak dan media," tutur Messi dilansir Goal. "Hal itu justru menjadikan kami semakin kuat. Kami ingin terus memberikan kebahagiaan bagi seluruh rakyat Argentina," pemain asal klub Barcelona itu menambahkan. Kegagalan Argentina menjadi juara berbuntut pada mundurnya Alejandro Sabella dari kursi pelatih. Keputusan itu berbuah duka bagi para pemain Albiceleste, salah satunya Messi. "Saya bagian dari 40 juta warga Argentina. Saya tak merasa berada di atas mereka. Saya sangat bangga dengan tim ini. Mereka menempatkan jiwa dan raga dalam tim ini di setiap pertandingan," sambung Messi. "Ini yang membuat semua orang sangat antusias menonton kami bertanding. Mereka semua menyadari bahwa semua pemain dalam tim ini mampu melakukan hal yang luar boasa. Sayang, kami harus kehilangan pelatih," ia memungkasi.
Messi Bangga Argentina Jawab Keraguan Khalayak
BolaSkor - Selasa, 15 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Selasa, 14 Juli 2026
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Selasa, 14 Juli 2026
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Selasa, 14 Juli 2026
Profil dan Statistik 4 Kiper Utama di Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris Tak Terpaku Hentikan Lionel Messi
Senin, 13 Juli 2026
Membedah 4 Skenario Final Piala Dunia 2026: Balas Dendam, Rivalitas, dan Sejarah Baru
Senin, 13 Juli 2026
Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia Mitchell Baker Dukung Prancis dan Argentina di Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
Penantian 20 Tahun Berakhir, Lionel Messi Akhirnya Menghadapi Inggris
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026