Bertanding melawan Timnas Swiss pada laga 16 besar Piala Dunia 2014 di Stadion Arena de Sao Paulo, Selasa (1/7) malam WIB, Timnas Argentina mendominasi penuh jalannya laga berbekal 61 persen penguasaan bola. Namun, hingga 90 menit waktu normal, tak ada satu pun gol yang mampu diciptakan oleh Tim Tango. Gol tunggal kemenangan Argentina akhirnya lahir di babak tambahan. Adalah Angel Di Maria yang mampu menjebol jala Diego Benaglio lewat tembakan datar ke pojok kanan gawang pada menit ke-118. "Seiring berjalannya pertandingan, kami sempat merasa gugup karena tak kunjung membuat gol. Sedikit saja kesalahan dapat membuat kami tersingkir dari Piala Dunia. Kami tak ingin melalui babak adu penalti," ungkap Messi seperti dinukil Goal. Messi menjadi aktor dibalik terciptanya gol Angel Di Maria pada pertandingan ini. Megabintang asal klub Barcelona itu membawa bola dari tengah lapangan menuju jantung pertahanan Swiss dan kemudian memberikan umpan terobosan matang kepada Di Maria. "Pertama, saya kira umpan itu adalah perjudian. Tiba-tiba, Di Maria datang dari belakang dan saya lalu memutuskan mengoper kepadanya. Saya tak tahu apakah kami pantas meraih kemenangan ini atau tidak," Messi menambahkan. "Tapi, yang terpenting adalah kini kami berhasil menginjak babak perempatfinal. Ini adalah yang paling kami inginkan. Kami masih berada dalam turnamen ini," Messi memungkasi. Lawan Argentina di babak perempatfinal adalah Belgia, yang di babak 16 besar mengalahkan Amerika Serikat 2-1 juga melalui babak perpanjangan waktu. Laga nanti akan berlangsung di Estadio Nacional Mane Garrincha, Brasilia, 5 Juli nanti.
Messi: Argentina Gugup!
BolaSkor - Rabu, 02 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 04 Juni 2026
Cerita Piala Dunia 2026: Lalui 17 Negara dengan Sepeda, Tiga Fans Argentina Tiba di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Selasa, 02 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1986: 'Tangan Tuhan' dan Gol Abad Ini Antar Argentina Juara
Minggu, 31 Mei 2026
5 Rekor Pemain yang Dapat Dipecahkan di Piala Dunia 2026
Jumat, 29 Mei 2026
Skuad Resmi Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Edisi Keenam Lionel Messi
Kamis, 28 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1978: Ketika Mencukur Kumis Mario Kempes Membawa Keberuntungan untuk Argentina
Selasa, 26 Mei 2026
Profil Grup J Piala Dunia 2026: Argentina Terdepan, Austria, Aljazair, dan Yordania Mengintai
Selasa, 26 Mei 2026
Piala Dunia 2026: Kabar Baik untuk Timnas Argentina, Lionel Messi Tidak Mengalami Cedera Serius
Senin, 25 Mei 2026
Cedera, Lionel Messi Buat Fans Khawatir Jelang Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Jumat, 05 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1998: Ketika Prancis Juara untuk Pertama Kalinya
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026