Bermain di Doosan Arena, Die Bayern tampil lebih dominan kala menghadapi tuan rumah Viktoria Plzen. Babak pertama, Kubu tuan rumah langsung menyerang. Plzen mendapat sebuah peluang di menit keenam melalui Michal Duris. Namun tendangan jarak jauh Duris dengan mudah dipatahkan Manuel Neuer. Bayern yang mendapat peluang di menit ke-16. Bastian Schweinsteiger menerima operan bola dari tengah lapangan dan melepaskan tendangan yang sempat diantisipasi Kozacik dan membentur mistar gawang. Hingga turun minum tidak ada gol tercipta dan skor tetap 0-0. Masuk babak kedua, Guardiola menambah daya serang dengan memasukan Mandzukic untuk menggantikan Mueller dan Javi Martinez menggantikan Schweinsteiger pada menit ke-59. Pilihan Guardiola memang tepat untuk memasukan Mandzukic. Kebuntuan Bayern akhirnya pecah di menit ke-65. Mandzukic yang mendapat umpan silang dari serangan balik Philipp Lahm berhasil melesatkan bola kearah gawang yang tidak mampu diselamatkan Matus Kozacik dan membawa Bayern unggul 1-0 atas Plzen. Goetze hampir menambah kemenangan untuk Bayern di menit ke-84, Goetze yang berhasil lolos dari jebakan offside berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang, namun Kozacik menutup pergerakan Goetze dan tidak memberikan ruang tembak untuknya. Hingga peluit panjang berbunyi kedudukan tetap 1-0 untuk kemenangan The Bavarians. Dengan kemenangan ini skuad Pep Guardiola berhasil mengumpulkan 12 poin dari empat laga yang dimenangkan semua sekaligus memperbesar rekor belum terkalahkan Bayern Muenchen. Susunan Pemain VIKTORIA PLZEN: Kozacik, Hubnik (Reznik 71), Prochazka, Rajtoral, Clsovsky, Horava, Horvath, Petrzela, Kolar, Tecl (Bakos 87), Duris (Pospisil 84) BAYERN MUNICH: Neuer, Rafinha, Van Buyten, Contento, Alaba, Lahm, Goetze (Weiser 87), Schweinsteiger (Martinez 59), Kroos, Ribery, Mueller (Mandzukic 59)
Menang Tipis, Bayern Masuk 16 Besar dan Perpanjang Rekor
BolaSkor - Selasa, 05 November 2013
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 30 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Laga 32 Besar Piala Dunia 2026 Prancis vs Swedia: Les Bleus Lanjutkan Dominasi
Sabtu, 27 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Aljazair vs Austria: Duel Krusial Tim Kuda Hitam
Jumat, 26 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Uruguay vs Spanyol: Misi La Roja, Juara Grup atau Lawan Messi di 32 Besar
Jumat, 26 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Cape Verde vs Arab Saudi: Menang atau Pulang!
Jumat, 26 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Senegal vs Irak: Saling Sikut demi Satu Peluang Menuju Fase Gugur Piala Dunia 2026
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statisik Meksiko vs Republik Ceko: Duel Beda Kepentingan
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Maroko vs Haiti: Singa Atlas Buru Tiket 32 Besar
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi Skor Superkomputer Inggris vs Ghana: Kenangan Pahit Carlos Queiroz
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Panama vs Kroasia: Saling Sikut demi Tiga Poin
PILIHAN EDITOR
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026