BolaSkor.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, buka suara soal keraguan terhadap timnya untuk meraih gelar juara Super League musim ini setelah ditahan imbang Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3).
Persija Jakarta kembali gagal memaksimalkan laga kandang untuk meraih tiga poin ketika menghadapi Dewa United FC. Laga itu berakhir imbang 1-1.
Sebelumnya, pada 3 Maret 2025, Macan Kemayoran juga hanya sanggup bermain imbang 2-2 menghadapi Borneo FC Samarinda di JIS.
Dua hasil imbang beruntun itu menambah panjang daftar hasil buruk Persija di kandang. Dari 13 laga kandang musim ini, Persija meraih 8 kemenangan, 4 kali imbang, dan satu kekalahan.
Baca Juga:
Hasil Super League 2025/2026: Sonny Stevens Bantu Dewa United Gagalkan Persija Raih Kemenangan
Klasemen Sementara Super League 2025/2026: Persib Berada di Puncak, Borneo FC dan Persija Menyusul
Mauricio Souza Doakan Pemain Persija Dapat Tempat di Timnas Indonesia
Catatan itu di bawah dua pesaingnya di jalur juara, Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda. Borneo FC meraih 11 kemenangan, sekali imbang, dan satu kali kalah. Maung Bandung bahkan mencatatkan kemenangan 100 persen di kandang sendiri (13 kali menang dari 13 laga).
Pelatih Persija, Mauricio Souza, tak menampik bahwa kegagalan Persija mengalahkan Borneo FC dan Dewa United memicu kekecewaan dari para suporter.
Souza mengatakan kekecewaan itu tak hanya dirasakan oleh suporter, tetapi juga seluruh elemen di dalam tim, baik pemain, ofisial, dan termasuk dia sendiri.
Saat menghadapi Dewa United, Persija sejatinya punya kesempatan menang jika penalti Emaxwell Souza tidak dihentikan Sonny Stevens.
Ketika menghadapi Borneo FC, Persija yang sudah unggul 2-1 kebobolan di injury time oleh Ikhsan Nul Zikrak.
"Tentu saja para suporter berhak untuk kecewa. Apa yang mereka rasakan, kami juga merasakannya. Namun saya tidak melihat kurangnya usaha di lapangan. Tidak ada tim yang datang bermain melawan kami yang benar-benar lebih baik dari kami. Hari ini kami lebih baik dari Dewa United," kata Mauricio Souza.
"Pertandingan ini memang tidak indah. Semua orang tahu itu, dan saya juga setuju. Tetapi di lapangan yang buruk, permainan juga menjadi buruk," ujarnya menambahkan.
Tak Gubris Komentar di Media Sosial
Pelatih Persija, Mauricio Souza, tak peduli laga Borneo FC vs Persib. (Media Persija)
Mauricio Souza mengatakan dirinya tidak akan ambil pusing dengan komentar di media sosial dan memilih untuk fokus terhadap apa yang bisa dia kendalikan.
Persija masih punya peluang menyalip Persib Bandung karena kedua tim hanya berjarak 6 poin. Dengan sisa sembilan laga, secara matematis jarak itu dapat dikejar.
"Jangan hanya mempertimbangkan apa yang dikatakan di media sosial, karena saya fokus pada hal-hal yang bisa saya kendalikan. Saya menganalisis performa, bukan hanya hasil," ujarnya.
"Kami merasakan kekecewaan para suporter, dan itu juga menjadi kekecewaan kami. Kami bekerja setiap hari, di bawah terik matahari maupun hujan. Saya pulang pukul 01.00 pagi demi memikirkan bagaimana memberikan kegembiraan untuk kita semua. Kami akan berjuang sampai akhir," tuturnya.