Timnas Argentina gagal mengulang prestasi tahun 1978 dan 1986. Bertarung melawan Jerman pada partai pamungkas Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Estadio do Maracana, Rio de Janiero, Senin (14/7) dini hari WIB, Albiceleste menyerah 1-0. Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 90 menit waktu normal. Gol kemenangan Tim Panser hadir melalui aksi pemain pengganti Mario Goetze di menit ke-113. Menerima umpan silang Andre Schurrle, tembakan kaki kiri Goetze gagal diselamatkan kiper Sergio Romero. Menurut Maradona, salah satu penyebab lengahnya Albiceleste pada babak tambahan adalah tenaga yang terkuras. Dan, hal itu disebabkan perubahan strategi yang diterapkan pelatih Alejandro Sabella saat memasuki turun minum. "Saya ingin tahu kenapa Lavezzi tetap di ruang ganti usai turun minum. Sebelumnya, Argentina bermain dengan Enzo Perez yang sejajar Philipp Lahm, dan Lavezzi di sisi lainnya," kata Maradona, sebagaimana dilansir Dailymail. "(Dengan strategi itu) Messi bisa berjalan saat tim bertahan dan ketika dapat bola, energinya dapat membuat perbedaan. Namun, dia akhirnya harus banyak berlari usai Lavezzi ditarik (digantikan Aguero), dan tim sudah kehilangan energi saat extra time," lanjutnya. Hasil itu membuat La Albiceleste gagal membalaskan dendam final Piala Dunia 1990, ditambah tren disingkirkan Jerman dalam tiga edisi terakhir. Terakhir kali Tim Tango menjadi juara dunia adalah pada 1986, saat menundukkan Jerman Barat di final.
Maradona Beberkan Penyebab Kekalahan Argentina
BolaSkor - Senin, 14 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 03 September 2026
Lionel Messi Gantung Sepatu dari Timnas Argentina, Nomor Punggung 10 Dipensiunkan?
Rabu, 02 September 2026
11 Momen Paling Berkesan Lionel Messi di Timnas Argentina
Rabu, 02 September 2026
Teori Konspirasi di Balik Foto Surat Perpisahan Lionel Messi: Makna Pena Time-Turner di Harry Potter
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Selasa, 01 September 2026
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Jose Mourinho Turut Berkomentar
Senin, 31 Agustus 2026
Statistik Lionel Messi di Timnas Argentina: Prestasi Abadi dan Jumlah Gol Sulit Dilewati
Senin, 31 Agustus 2026
Pensiun dari Timnas Argentina, Lionel Messi Tulis Pesan Haru
Sabtu, 22 Agustus 2026
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Rabu, 12 Agustus 2026
Mengharukan, Surat Terbuka Lionel Messi untuk Sang Ayah
Minggu, 09 Agustus 2026
Argentina Tidak Akan Memaksa Lionel Messi Bermain di Copa America 2028
PILIHAN EDITOR
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026
5 Calon Top Skor Premier League 2026/2027: Siapa Bisa Hentikan Erling Haaland?
Selasa, 18 Agustus 2026