Spanyol Berita

Mantan Asisten Pelatih Buka Suara, Barcelona Semakin Tersudut dalam Skandal Suap Wasit

Johan Kristiandi - Rabu, 22 Februari 2023

BolaSkor.com - Mantan asisten pelatih Barcelona, Jorge Pautasso, turut mengomentari skandal suap wasit yang dihadapi Barca. Ia memberikan pernyataan yang kian menudutkan Barcelona.

Barcelona dituding menyuap mantan wakil presiden komite wasit Liga Spanyol, Jose Maria Enriquez, ketika masih aktif menjabat pada 2016 hingga 2018.

Untuk memberikan alibi, Barcelona mengucurkan dana tersebut ke perusahan milik Enriquez yang bernama Dasnil 95 sebesar 1,4 juta euro. Sebagai gantinya, Barcelona mendapatkan masukkan berupa laporan soal bagaimana kinerja dan cara menghadapi wasit.

Baca Juga:

Lionel Messi Dapat Jaminan Tampil di Piala Dunia 2026

Perhatian PSG Sepenuhnya Tertuju kepada Kylian Mbappe, Bukan Lionel Messi

Sang Ayah Bicara Peluang Lionel Messi Pulang ke Barcelona

Jadi, servis yang diberikan berupa konsultasi untuk lebih memahami keputusan wasit dan terhindar dari hukuman. Hal tersebut dianggap sebagai jalan yang normal karena juga dilakukan oleh beberapa klub lainnya.

Namun, narasi yang beredar adalah Enriquez menggunakan jabatannya saat itu untuk menekan para wasit yang memimpin laga Barcelona. Pada akhirnya keputusan yang diberikan menguntungkan Barca.

Barcelona semakin terpojok setelah Jorge Pautasso angkat bicara. Ia merupakan asisten Gerardo Tata Martino saat di Barcelona. Menurut Pautasso, ia tidak pernah menerima laporan soal wasit.

"Saya tidak tahu. Ini pertama kalinya saya mendengar soal hal itu (laporan wasit, Red). Pada bagiannya, kami mendedikasikan diri untuk mempersiapkan tim dan menyatukan tim dalam kompetisi yang berbeda untuk bisa bersaing. Namun, kami tidak memiliki laporan apa pun. Tidak ada apa-apa," jelas Pautasso kepada Sport.

"Saat itu, saya memiliki fungsi dan tidak ada yang menyampaikan soal informasi tersebut. Tata Martino juga tidak pernah memberi tahu saya soal hal itu."

Sementara itu, presiden LaLiga, Javier Tebas, memberikan ultimatum keras keada Joan Laporta selaku presiden Barcelona. Ia meminta Laporta mundur dari jabatannya jika Barcelona terbukti bersalah. Meskipun, kejadian itu tidak terjadi pada masa kepemimpinan Laporta.

Bagikan

Baca Original Artikel