"Galliani adalah pemimpin hebat, tetapi tidak bisa mengerti para pemain. Dan diatas semua itu, harus ada pengetahuan tentang pemain. Ariedo Braida dan Leonardo dulu selalu membantu Galliani untuk menentukan apakah seorang pemain tepat untuk bermain bagi Milan atau tidak." ujar Maldini kepada La Gazzetta dello Sport. Maldini yang bermain selama 24 tahun bagi Milan mempersembahkan enam gelar scudetto dan lima gelar Liga Champions, juga mengaku marah dan kecewa melihat kondisi Milan sekarang. Sosok yang memaksa Milan memensiunkan nomor punggung 3 di Milan itu bukan marah atau kecewa karena prestasi Milan musim ini, tetapi karena Maldini melihat ada impresi bahwa Manajemen AC Milan menghancurkan kerja keras selama lebih dari 10 tahun terakhir yang sukses mengantarkan AC Milan sebagai salah satu klub tersukses di dunia. "Ada campuran perasaan marah dan kecewa dalam diri saya. Saya tahu betapa kerasnya usaha untuk membangun kejayaan Milan dan untuk membangun cerita manis sukses Milan. Ini membuat saya mau gila melihat semua dihancurkan begitu saja." tuntas Maldini. Saat ini memang menjadi masa-masa kelam dan mimpi buruk bagi AC Milan, baik bagi para pemain, manajemen maupun para supporter. Tersingkir di babak 16 besar Liga Champions dengan skor agregat 1-5 dan di perempat final Coppa Italia, serta berada di peringkat ke-11 klasemen sementara Serie A, jelas membuat AC Milan lebih terlihat sebagai tim medioker ketimbang raksasa sepakbola Italia dan Eropa. Apalagi, sisa pertandingan Milan di Serie A Liga Italia musim ini tinggal 10 pertandingan saja. Nilai maksimal 30 dari 10 pertandingan itu pun rasanya sulit digapai, mengingat Milan masih harus bertemu lawan-lawan tangguh macam Lazio (tandang), Fiorentina (tandang), dan Inter Milan (kandang).
Maldini: Saya Mau Gila Melihat AC Milan Sekarang!
BolaSkor - Selasa, 18 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 05 Oktober 2026
Senilai 50 Juta Euro, Pemain Manchester United Bisa Bereuni dengan Amorim di AC Milan
Senin, 28 September 2026
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Senin, 21 September 2026
Klasemen Terbaru Serie A 2026-2027: Milan dan Juventus Merangkak Naik, Cagliari Jadi Kejutan di Empat Besar
Senin, 21 September 2026
Hasil Pertandingan: AC Milan Pesta Gol, Juventus Bangkit, PSG Berjaya di Le Classique
Senin, 21 September 2026
Cari Link Streaming AC Milan vs Lecce? Ini Informasinya!
Minggu, 20 September 2026
Cara Menonton AC Milan vs Lecce Secara Gratis, Live di ANTV
Minggu, 20 September 2026
Prediksi Skor AC Milan vs Lecce: Momentum Kembali ke Jalur Kemenangan
Sabtu, 19 September 2026
Jadwal Pertandingan Serie A yang Disiarkan ANTV pada Weekend Ini: AC Milan dan Como Kebagian Jatah
Jumat, 18 September 2026
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Urutan Satu, AC Milan Terdampar di Peringkat 29
Jumat, 18 September 2026
AC Milan Gagal Menang di 3 Laga Terakhir, Posisi Ruben Amorim Masih Aman
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026