Suharno menambahkan, persaingan poin dan klasemen di kompetisi ISL Grup Barat sangat ketat, karena seluruh tim membutuhkan energi dan konsentrasi penuh pada setiap laganya. "Alhamdulilah, kita bisa kembali ke puncak klasemen, ini tak lain karena dukungan Aremania yang mampu mengembalikan mental anak-anak dalam bertanding," jelasnya. Sementara itu Ahmad Bustomi, kapten tim Arema Cronus yang juga mendampingi Suharno saat press conference mengaku, bermain dengan jadwal yang padat merupakan risiko sebagai pemain bola profesional. "Ini memang risiko, yang jelas kita akan tetap tampilkan yang terbaik," ujar Bustomi. Sedangkan CEO Arema Cronus, Iwan Budianto memberikan acungan jempol bagi tim pelatih, karena berani mengambil risiko dalam melakukan rotasi pemain. "Saya acungi jempol buat tim pelatih, atas keberaniannya melakukan rotasi pemain dan ini sangat pas dan tepat, sehingga malam ini kita menang telak," kata Iwan. Untuk diketahui, Arema Cronus berhasil mengalahkan PBR dengan skor telak 3-0, yang disumbangkan oleh Alberto Goncalves dua golnya dan satu gol dari Gustavo Lopez. Oleh: Degy Cesar (koresponden BolaSkor.com Malang)