BolaSkor.com - Dua tim, Benfica dan Real Madrid, kembali berjumpa di fase play-off Liga Champions 2025/2026 setelah bentrok di fase liga.
Pada pertandingan terakhir di fase liga, Benfica menang 4-2 atas Madrid dan membawa mereka lolos ke fase play-off, sementara Madrid gagal mengamankan tiket delapan besar atau langsung lolos ke fase gugur.
Kini, kedua tim kembali bertemu dengan Benfica terlebih dahulu menjadi tuan rumah di Estadio da Luz pada leg pertama, Rabu (18/02) pukul 00.45 dini hari WIB.
Baca Juga:
Superkomputer Prediksi Hasil Girona vs Barcelona: Real Madrid Akan Tergusur
Dominik Szoboszlai Memiliki Impian Bermain di Real Madrid
Menang Delapan Kali Beruntun di LaLiga, Real Madrid Kini Alihkan Fokus ke Liga Champions
Di kandang, Benfica telah memenangi empat laga dari enam laga di Estadio da Luz pada kompetisi UEFA musim ini (kalah dua kali).
Waspada kepada Raja yang Tengah Terluka
Jose Mourinho, mantan pelatih Madrid medio 2010-2013, mewaspadai mantan klubnya dengan menganalogikan Madrid bak raja yang tengah terluka - dan itu berbahaya.
"Mereka terluka. Dan raja yang terluka itu berbahaya. Kami akan memainkan leg pertama dengan kepala dingin, dengan ambisi dan kepercayaan diri," tutur Mourinho dikutip dari laman resmi UEFA.
"Kami tahu apa yang telah kami lakukan kepada raja-raja Liga Champions. (Anatoliy) Trubin tidak akan menyerang kali ini!"
"Saya sudah sangat terbiasa dengan pertandingan seperti ini, saya telah melakukannya sepanjang hidup saya."
"Orang sering berpikir Anda membutuhkan hasil tertentu di leg pertama karena alasan ini atau itu. Saya katakan tidak ada hasil yang pasti," tegasnya.
Mourinho juga ingin Benfica tampil maksimal saat melawan Madrid, karena itu satu-satunya cara untuk menjaga asa klub lolos ke fase berikutnya.
"Saya rasa Benfica tidak membutuhkan keajaiban untuk menyingkirkan Real Madrid. Saya pikir kami perlu berada di level tertinggi," imbuh Mourinho.
"Saya bahkan tidak mengatakan tinggi, maksud saya maksimal, hampir mendekati kesempurnaan, yang sebenarnya tidak ada. Tapi bukan keajaiban."
"Real Madrid adalah Real Madrid, dengan sejarah, pengetahuan, dan ambisi. Satu-satunya hal yang dapat dibandingkan adalah bahwa kita adalah dua klub raksasa," urainya.