BolaSkor.com - Real Madrid masih berupaya menjaga asa meraih titel LaLiga 2025/2026 dengan persaingan melawan Barcelona.
Menjaganya tidak mudah mengingat jarak kedua tim kini terpaut 11 poin dan LaLiga tinggal menyisakan empat laga lagi.
El Clasico di pekan 35 LaLiga yang dimainkan di Camp Nou, Senin (11/05) pukul 02.00 dini hari WIB, dapat mengunci titel jika Barcelona menang.
Baca Juga:
Klasemen LaLiga Terkini: Barcelona Bisa Juara Pekan Depan dengan Mengalahkan Real Madrid
Pekan Depan, Barcelona Incar Rekor Spesial El Clasico
Hasil LaLiga: Menang di Markas Espanyol, Real Madrid Gagalkan Skenario Barcelona Juara Pekan Ini
Jelang pertandingan tersebut, fans Madrid justru dibuat kesal dengan sikap yang diperlihatkan Kylian Mbappe.
Liburan saat Cedera
Kylian Mbappe cedera hingga ia tak bermain saat Madrid menang 2-0 atas Espanyol. Di tengah cederanya itu, Mbappe berlibur dengan kekasihnya yang notabene artis Spanyol, Ester Exposito.
Dengan kapal pesiar, keduanya berlibur di Sardinia, Italia, dan berjemur. Pemandangan itu membuat fans Madrid kesal sampai membuat petisi tuntutan agar Mbappe pergi.
Hingga Selasa (05/05) waktu setempat petisi itu sudah ditandatangani oleh 253.000 orang.
"Para pendukung Real Madrid, sampaikan suara kalian. Jika kalian percaya perubahan diperlukan, jangan diam saja — tandatangani petisi ini dan perjuangkan apa yang menurut kalian terbaik untuk masa depan klub," demikian tulisan di petisi tersebut.
Alih-alih mendukung rekan setimnya di Madrid, Mbappe memilih berlibur meski sang pelatih, Alvaro Arbeloa, tidak mempermasalahkannya.
"Semua perencanaan terkait pemain cedera selalu diawasi oleh staf medis Real Madrid, yang menentukan kapan mereka perlu pergi ke Valdebebas dan kapan tidak," papar Arbeloa.
"Di waktu luangnya, Mbappe dapat melakukan apa pun yang menurutnya pantas, seperti pemain lainnya."
Sebagai tambahan yang membuat kesal fans Madrid, menurut L'Equipe hal tersebut tidak menghilangkan rasa kesal yang dirasakan oleh rekan-rekan setim Mbappe. Menurut figur-figur klub, Mbappe tidak bijaksana di masa-masa sulit Madrid.
Lebih lanjut, Mbappe juga disinyalir menerima perlakuan istimewa di ibu kota Spanyol sejak kepindahannya dari Paris Saint-Germain pada 2024.