Liam Rosenior Ungkap Alasan Tetap Memakai Taktik Enzo Maresca
BolaSkor.com - Chelsea meraih kemenangan 5-1 melawan Charlton pada pertandingan putaran ketiga Piala FA 2025-2026, di The Valley, Minggu (11/1) dini hari WIB.
Pertandingan kali ini menjadi debut bagi Liam Rosenior untuk menukangi Chelsea.
Dalam laga ini, pelatih baru Chelsea memilih taktik 4-2-3-1 dengan melakukan banyak rotasi.
Baca Juga:
Hasil Piala FA: Debut Liam Rosenior Berakhir Manis, Chelsea Menang Telak Kontra Charlton
Ketika Pelatih Baru Chelsea Liam Rosenior Ciptakan Momen ala Jose Mourinho
Meski demikian, Rosenior tetap memakai sistem dan taktik pendahulunya, Enzo Maresca.
Rosenior mengatakan bahwa dia tidak melakukan perubahan taktis atau teknis apa pun sebelum pertandingan pertamanya.
"Ini adalah tim yang memenangkan Piala Dunia Antarklub. Itu lima bulan yang lalu. Ini adalah tim yang memenangkan Conference League tahun lalu. Kami adalah tim yang bagus," jawab Rosenior ketika ditanya alasan tidak melakukan perubahan.
"Kami adalah tim yang bagus. Mereka telah dilatih dengan baik."
Akan Benahi Intensitas Bermain

Rosenior ditunjuk untuk melanjutkan pekerjaan Maresca, karena mengetahui cara bermain Chelsea, setelah menjadi bagian dari model multiklub mereka di klub Prancis Strasbourg.
Secara desain, kedua klub bermain hampir dengan cara yang sama.
Melawan Charlton, Chelsea bermain dengan formasi 4-2-3-1 yang sama seperti yang digunakan Maresca, tetapi membangun serangan dengan sistem 3-2-2-3 yang digunakan Rosenior di Strasbourg.
Dari laga pertama, Rosenior juga menjelaskan ada beberapa sektor yang harus dibenahi dari tim barunya.
Chelsea kesulitan mempertahankan keunggulan musim ini, kehilangan 15 poin dari posisi unggul di Premier League dan hanya memenangkan satu dari sembilan pertandingan liga terakhir mereka.
Menurut Rosenior, tim asuhannya memang harus membenahi sisi intensitas bermain.
"Saya pikir hal terbesar yang saya tantang para pemain adalah reaksi kami terhadap kemunduran, intensitas kami," kata sang pelatih.
Chelsea juga rentan dalam situasi bola mati dan kembali kebobolan ketika Miles Leaburn membuat skor menjadi 2-1 di babak kedua di The Valley.
"Kita perlu meningkatkan aspek itu juga, lemparan jauh, tendangan bebas dari sisi lapangan, tendangan sudut yang masuk ke kotak penalti kami. Itulah dasar-dasar yang saya bicarakan dalam sepak bola," jelas Rosenior.
Rosenior menyadari akan sulit jika dirinya menerapkan taktik atau sistem berbeda pada saat ini.
Sistem dan gaya bermain berada di urutan bawah daftar prioritas Rosenior, mengingat banyaknya pertandingan yang harus dihadapi dan waktu persiapan yang sangat terbatas.