Mengandalkan formasi 4-3-3, PSG langsung tampil menyerang sejak menit awal. Dikomandoi Zlatan Ibrahimovic, anak asuh Laurent Blanc terus menggempur pertahanan Ajaccio. Laga baru berjalan tiga menit, Ibra miliki peluang untuk membuka keunggulan. Namun tendangan keras jarak jauh bomber Swedia ini masih bisa ditahan kiper Ajaccio dan hanya menghasilkan sepak pojok. Les Rouge-et-Bleu kembali mendapat kesempatan emas menit empat. Menyambut umpan tendangan sudut Thiago Motta, tendangan kaki kanan dari tengah kotak penalti hanya menyamping ke sisi kri gawang. Satu menit berselang usaha Tim Merah-Biru juga kembali gagal saat sundulan Edinson Cavani dari sudut sempit hanya melebar ke samping kiri gawang yang dikawal Ochoa. Les Parisiens sempat dikejutkan dengan gol cepat Ajaccio, berawal dari skema serangan balik Eduardo sukses menaklukkan Salvatore Sirigu dengan sepakan keras dari jarak dekat ke arah pojok kiri gawang usai menerima umpan Benjamin Andre menit 6. PSG berupaya membalas. Berulangkali Ibrahimovic dan Cavani memborbardir gawang The Bear, namun kepiawaian Ochoa di bawah mistar masih sanggu menahan gempuran para barisan penyerang armada Laurent Blanc. Gol penyama kedudukan baru hadir empat menit jelang babak pertama berakhir. Lavezzi yang lolos dari kawalan sanggup mengkonversi sodoran Ibrahomic menjadi sebuah gol dari dalam kotak penalti. Gol ini sekaligus menutup babak pertama menjadi 1-1. Di interval kedua, klub kebanggaan kota Paris semakin meningkatkan tempo permainan. Tercatat sejumlah peluang emas dimiliki trio penyerang Ibra, Cavani dan Lavezzi. Namun kegemilangan Ochoa dalam mengawal gawang sanggup mementahkan semua kesempatan. Keperkasaan Ochoa akhirnya runtuh menit 74. Penjaga gawang berkebangsaan Mexico ini harus kembali memungut bola dari dalam sendiri untuk kedua kalinya. Blaise Matuidi sanggup memanfaatkan umpan sepak pojok Zlatan Ibrahimovic untuk menaklukkan Ochoa dengan sundulan kepala. Hingga pertandingan usai, tak ada go lagi tercipta. Skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan PSG Susunan Pemain Ajaccio (5-3-2): Ochoa, Mostefa, Tonucci, Hengbart, Perozo, Dielna, Lasne, Faty, Andre, Cavalli, Eduardo PSG (4-3-3): Sirigu, Wiel, Alex, Silva, Maxwell, Rabiot, Motta, Matuidi, Cavani, Ibrahimovic, Lavezzi
Lawan Juru Kunci, PSG KesulitanLiga Perancis
BolaSkor - Sabtu, 11 Januari 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PILIHAN EDITOR
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026