Manchester- Kemenangan 2-0 atas Chelsea dalam putaran kelima Piala FA yang berakhir beberapa jam lalu membuat Manchester City melenggang ke babak perempat final Piala FA. Selain itu, kemenangan tadi juga membuat para awak The Eastland Gang girang bukan kepalang. Setidaknya, itu yang dirasakan oleh kapten Manchester City, Vincent Kompany. Menurut centre-back dan kapten timnas Belgia itu, kemenangan atas Chelsea akan selalu terasa lebih karena Chelsea merupakan tim kuat. "Ini adalah sebuah kemenangan besar melawan tim kuat. Kami sangat senang atas hasil ini. Kami selalu menyukai kompetisi Piala FA dan pertandingan tadi merupakan pertandingan yang sangat bbagus untuk kompetisi Piala FA.' ujar bek berusia 27 tahun itu kepada iTV. 12 hari lalu, tepatnya tanggal 4 Februari, City dipermalukan oleh Chelsea di Etihad Stadium dengan skor tipis 1-0 dalam kompetisi Liga Inggris. Ketika Itu, City bermain sangat buruk dan terlalu banyak memberikan ruang dan kesempatan pada Chelsea. Hal itu pun diakui oleh Kompany. Menurut mantan pemain Anderlecht itu, motivasi untuk membalaskan dendam kekalahan menyakitkan itu menjadi alasan dibalik kemenangan City malam tadi. "Seluruh orang di ruang ganti ingin membalaskan dendam atas kekalahan tersebut. Kami pun beradaptasi dan belajar dari kesalahan kami di pertandingan itu dengan bermain keras, menciptakan banyak peluang sambil tidak memberikan ruang kepada mereka." tuntas sosok berpostur tinggi 190 cm tersebut. Bagi bos Manchester City, Manuel Pellegrini, kemenangan tadi menjadi yang kedua dari 10 kali pertemuannya dengan Jose Mourinho selama karir manajerial kedua sosok tersebut.
Kompany: Kami Puas Bisa Balaskan Dendam Kepada Chelsea
BolaSkor - Sabtu, 15 Februari 2014
- #Chelsea
- #Manchester City
- #Putaran Kelima Piala Fa
- #Perempat Final
- #Kapten Manchester City
- #Vincetn Kompany
- #Manuel Pellegrini
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Chelsea Amankan Servis Marco Palestra, Xabi Alonso Turut Terlibat
Rabu, 24 Juni 2026
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Jumat, 19 Juni 2026
AC Milan Rilis Jadwal Pramusim, Lawan Chelsea di GBK dan Manchester United
Senin, 15 Juni 2026
Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea, Real Madrid Telah Tambah Empat Amunisi Baru
Kamis, 11 Juni 2026
Bersaing dengan Manchester United, Manchester City Kirim Tawaran Fantastis untuk Rekrut Elliot Anderson
Minggu, 07 Juni 2026
Khaldoon Al Mubarak Siap Buka Suara soal Kasus Keuangan Manchester City
Jumat, 05 Juni 2026
Bukan AC Milan, Sandro Tonali Jadi Incaran Manchester City
Kamis, 04 Juni 2026
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026