Football

Sport

Feature

Result

Show

Inggris Berita

Komentari Pemecatan Thomas Frank, Mikel Arteta Ungkap Alasan Bertahan Lama Latih Arsenal

Arief Hadi - Rabu, 11 Februari 2026

BolaSkor.com - Tahun 2026 diwarnai dengan nasib buruk yang dialami pelatih-pelatih klub Eropa seiring pemecatan Enzo Maresca, Xabi Alonso, dan Ruben Amorim.

Menyusul ketiganya adalah pelatih asal Denmark berusia 52 tahun, Thomas Frank, yang dipecat Tottenham Hotspur pada Rabu (11/02) sore WIB.

Tottenham tidak pernah menang selama delapan laga beruntun dan dari juara Liga Europa musim lalu, klub kini bertarung menjauhi zona degradasi.

Baca Juga:

Arsenal Diprediksi Memenangi Titel Premier League, tapi Tidak Akan Diingat sebagai Tim Terbaik

Eks Arsenal Klaim LaLiga Jauh Tertinggal dari Premier League

Bersaing dengan Arsenal, Manchester United Juga Bidik Sandro Tonali

Pemecatan Frank turut dikomentari oleh pelatih Arsenal, Mikel Arteta, yang juga menilai pekerjaan sebagai pelatih klub saat ini disertai dengan tanggung jawab besar, termasuk siap menerima konsekuensi pemecatan yang bisa sewaktu-waktu datang.

"Tentu saja, ini berita yang sangat menyedihkan ketika Anda kehilangan seorang kolega yang tidak lagi menjalankan pekerjaannya, karena Thomas adalah pelatih yang luar biasa, dan juga pria yang luar biasa - dan dia telah membuktikannya di liga," kata Arteta di laman resmi Arsenal.

"Kita tahu di mana posisi kita, dan bagaimana tanggung jawab kita lebih dari sekadar performa, dan saya berharap yang terbaik untuknya dalam apa pun yang dia putuskan untuk lakukan selanjutnya."

Resep Awet Melatih Satu Klub

Mikel
Mikel Arteta di Old Trafford (Football365)

Arteta satu dari sedikit pelatih yang menangani klub dalam jangka waktu panjang, seperti halnya Pep Guardiola yang sudah melatih Manchester City sejak 2016.

Arteta telah melatih Arsenal sejak 2019 dan juga tak lepas dari rumor pemecatan, mengingat sampai saat ini klub tak memenangi trofi sejak terakhir juara Piala FA 2020.

Namun, di bawah kepelatihannya, Arsenal berkembang pesat menjadi salah satu tim terbaik Eropa dan musim ini bersaing merebutkan quadruple (empat) trofi.

Ketika ditanya soal era kepelatihannya yang lama di Arsenal, Arteta memberikan jawabannya.

"Saya rasa setiap era berbeda di setiap klub. Saya pikir di Premier League, kita memiliki dua manajer paling ikonik, yaitu Arsene (Wenger) dan Sir Alex (Ferguson) selama bertahun-tahun," papar Arteta.

"Kedua klub tersebut telah banyak berubah, jadi saya tidak tahu - itu tergantung pada banyak faktor, dan yang pertama adalah memiliki pemain yang mendukung Anda, menikmati apa yang mereka lakukan, dan percaya pada apa yang Anda lakukan - itu hal yang besar."

"Dan kemudian, Anda harus memenangkan banyak pertandingan, karena pada akhirnya, jika Anda tidak melakukan itu, Anda tidak akan bisa terus bekerja di sana."

Proyeknya di Arsenal juga berjalan baik karena adanya hubungan yang kuat dengan skuad.

"Membangun chemistry dengan semua orang di sekitar klub, dan persentase kemenangan harus sangat tinggi," imbuh Arteta.

"Anda ingin terus bekerja di posisi ini, tetapi kemudian Anda bisa mengalami periode di mana Anda tidak memenangkan pertandingan, dan saat itulah Direktur Olahraga atau orang seperti itu harus membuat keputusan."

"Dan itu berbeda dari klub ke klub lain," urai pelatih asal Spanyol tersebut.

Baca Artikel Asli