BolaSkor.com - Kekalahan 1-2 Liverpool di Anfield saat melawan Manchester City di Premier League memberikan dampak negatif.
The Reds urung menempel Manchester United dalam perburuan empat besar, kini terpaut lima poin, dan juga berjarak empat poin dari Chelsea di urutan lima.
Liverpool terancam tak bermain di Liga Champions musim depan dan kekalahan kedelapan di liga itu kian mengarahkan sorotan kepada sang pelatih, Arne Slot.
Baca Juga:
Kena Comeback Manchester City, Arne Slot Bicara Soal Seringnya Liverpool Kebobolan Gol Telat
Kalahkan Liverpool di Anfield, Pep Guardiola Kirim Pesan untuk Arsenal
Terlebih dengan belanja besar mencapai 450 juta poundsterling lebih, Slot disinyalir gagal memaksimalkan skuad Liverpool meski musim lalu memenangi titel Premier League.
Sulit Masuk Empat Besar

Liverpool vs Manchester City (X/ManCity)
Pandit sepak bola dan juga eks Liverpool, Jamie Carragher, menilai sulit bagi Liverpool masuk empat besar Premier League jika melihat performa terkini.
"Tidak. Saat ini saya rasa tidak. Mereka harus mengalami peningkatan performa yang sangat besar. Dan tim-tim di atas mereka sedang dalam performa yang bagus," papar Carragher dikutip dari Team Talk.
"Ini situasi yang buruk. Jika Anda melihat klasemen liga untuk Liverpool, tampaknya masih jauh untuk masuk ke lima besar zona Liga Champions."
"Sekarang ada jarak. Anda bisa mengejar ketertinggalan itu, tetapi Liverpool harus tampil bagus di dua kompetisi piala untuk menyelamatkan musim ini."
Terlebih, Liverpool juga masih harus membagi waktu di kompetisi lain seperti Liga Champions dan Piala FA.
Nasib Arne Slot

Arne Slot (sky sports)
Carragher juga khawatir dengan nasib Slot jika situasi Liverpool tak segera membaik. Terlebih jika Liverpool tak lolos kualifikasi Liga Champions untuk musim depan.
"Liverpool, saya pikir sebagai klub dan pendukung, dapat menerima tanggung jawab kolektif atas kegagalan memenangkan liga tahun ini dan tidak mampu bersaing," tutur Carragher beberapa waktu lalu.
"Mereka akan menerimanya, tidak cukup baik, tetapi mereka akan menerimanya."
"Tetapi begitu Anda mulai melihat apa yang telah dilakukan Manchester United dalam beberapa minggu terakhir, dan apa yang telah dilakukan Chelsea, dan ketika Anda mulai melihat di mana Liverpool sebenarnya bisa berakhir, di luar posisi Liga Champions."
"Seperti yang saya katakan, saya benar-benar khawatir untuk mereka karena mereka tidak siap untuk sepak bola Premier League."
"Begitu Anda mulai khawatir tentang kualifikasi Liga Champions untuk musim depan, saat itulah saya pikir kami memiliki proposisi yang sama sekali berbeda ketika kami berbicara tentang pekerjaan manajer."
"Bagi saya, itu sama sekali berbeda."
"Jika kita berbicara tentang tidak memenangkan liga, atau bersaing memperebutkan gelar, itu adalah tanggung jawab bersama, Liverpool tidak memenangkan liga setiap tahun."
"Tidak lolos ke Liga Champions dari posisi juara, menghabiskan 450 juta poundsterling dan memiliki tagihan gaji tertinggi di liga, yang biasanya merupakan faktor penentu terbesar tentang posisi akhir di liga, saya pikir Anda perlu mengajukan pertanyaan serius," urainya.