Inggris Berita

Kai Havertz dan Gabriel Jesus Kembali, Mikel Arteta Dihadapkan pada Keputusan Sulit soal Viktor Gyokeres

Yusuf Abdillah - Kamis, 01 Januari 2026

BolaSkor.com - Viktor Gyokeres didatangkan Arsenal untuk mencetak gol, bukan untuk menimbulkan kontroversi.

Namun, sayangnya, Gyokeres telah memberikan dilema besar bagi Arsenal dalam upaya mereka meraih gelar juara.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, harus memutuskan apakah akan tetap menggunakan Gyokeres sebagai starter atau mengubah strategi dan menurunkan Gabriel Jesus yang terlihat tajam sejak kembali dari cedera lutut jangka panjangnya.

Baca Juga:

Klasemen Terbaru Premier League Usai Pesta Gol Arsenal: The Gunners Kian Dekat Jadi Juara, Perebutan Zona Liga Champions Memanas

Bantai Aston Villa, Peluang Arsenal Juara Premier League Semakin Besar

Lini Depan Arsenal Bakal Lebih Bergigi saat Kai Havertz Kembali

Tidak hanya itu, Kai Havertz juga telah kembali berlatih dan kembali masuk dalam pertimbangan setelah absen empat bulan karena cedera.

Tiba-tiba, Arsenal memiliki pilihan nyata untuk mengurangi ekspektasi dan beban kerja Gyokeres yang hanya berhasil mencetak lima gol di Premier League sejak kedatangannya senilai 64 juta poundsterling dari Sporting Lisbon.

Namun, ini bukan lagi tentang gol, namun tentang performa dan kegagalannya memanfaatkan peluang emas karena kepercayaan dirinya telah benar-benar terpukul.

Performa Gyokeres Mengecewakan

Viktor
Viktor Gyokeres (mirror)

Setelah awal yang lambat, Gyokeres tampak mulai menemukan ritmenya saat mencetak gol di Burnley, memimpin lini depan dengan baik, namun kemudian cedera dan performanya terganggu di awal November.

Sejak kembali, dia tampak berat, kaku, dan canggung.

Saat melawan Brighton dan Aston Villa, Gyokeres kembali tampil mengecewakan.

Dia tidak mendapatkan cukup sentuhan bola, tidak memberikan ancaman gol, dan terkadang, seolah-olah Arsenal bermain dengan sepuluh pemain.

"Menurut saya, satu-satunya sisi negatif dari penampilan Arsenal adalah Gyokeres seharusnya tidak menjadi starter, apalagi mereka punya pemain seperti Jesus," ujar Jamie Carragher usai laga Arsenal melawan Aston Villa.

Arteta sejauh ini masih memberi kepercayaan kepada Gyokeres.

Yang menjadi faktor besar dalam keputusan itu adalah etos kerjanya.

Dia berlari, menutup pergerakan bek lawan, dan para penggemar menghargai kerja kerasnya.

Lebih lanjut, suasana di ruang ganti menunjukkan apresiasi atas apa yang dia lakukan untuk tim, menciptakan ruang dan membuka peluang bagi pemain lain. Pemain lain menyukainya.

Namun kini Arsenal dan Arteta sudah memiliki opsi lain, Gabriel Jesus dan Kai Havertz.

Mudah untuk melupakan betapa bagusnya Jesus, pemain yang mengubah permainan bagi Arteta.

Jangan lupakan juga Havertz yang kontribusinya dalam hal pressing, gol, teknik, dan keterampilan menjadikannya striker pilihan utama Arteta dalam jangka panjang.

Namun, untuk saat ini, Arteta harus membuat keputusan tersulit mengenai Gyokeres.

Bagikan

Baca Original Artikel