Menantang Jerman di Estadio Mineirao, Rabu (9/7) dini hari WIB, A Selecao dibuat tak berkutik. Bahkan di paruh pertama, mereka sudah harus kebobolan lima gol. Thomas Mueller (11'), Miroslav Klose (23'), Toni Kroos (24' dan 26') serta Sami Khedira (29') saling bergantian mengoyak gawang Julio Cesar. Pada awal babak kedua, tim Samba mencoba mengejar ketertinggalan. Sejumlah peluang emas didapatkan oleh anak asuh Luiz Felipe Scolari tersebut. Tapi tak dinyana, justru Die Mannschaft yang berhasil menambah dua gol lagi. Tendangan Andre Schurrle pada menit ke-69 dan 79 menghujam deras gawang Brasil. A Selecao baru bisa memperkecil ketertinggalan di menit ke-90 lewat aksi Oscar. Sayangnya, gol tersebut gagal menghindarkan timnas Brasil dari kekalahan 1-7. "Benar-benar sulit dijelaskan apa yang terjadi. Ini seperti mencoba untuk menjelaskan sesuatu yang tak bisa dijelaskan. Saya pikir kami harus mengakui timnas Jerman memainkan sepak bola yang bagus. Saya percaya semuanya akan berjalan baik sampai sekarang dan begitu indah," kata Cesar seperti dilansir Football Italia. Kekalahan ini membuat tim Samba kembali gagal lolos ke final dan harus mengubur impiannya meraih trofi keenam di Piala Dunia. Terakhir kali mereka sukses berlaga di partai puncak dan meraih gelar yang kelima terjadi pada Piala Dunia 2002 silam. Cesar sendiri mengaku menyesal tak mampu membawa timnas Brasil meraih tiket ke partai puncak. Penjaga gawang 34 tahun itu pun meminta rakyat Brasil agar mau memaafkan dirinya dan seluruh penggawa A Selecao. "Seluruh penduduk Brasil mendukung kami, tapi kami tidak dapat memenuhi impian mereka. Sekarang semua orang akan berbicara, meminta maaf dan meminta pengampunan. Kami harus mengakui ini adalah kekalahan yang sangat berat," sambungnya. "Ini adalah hasil buruk. Tak seorang pun mengharapkan hal ini. Sekarang kami akan pulang ke keluarga masing-masing dan merangkul mereka. Kami meminta maaf kepada para fans Brasil, tapi kami tidak bisa melakukan apa-apa lagi," tuturnya.
Julio Cesar: Maafkan Kami Brasil
BolaSkor - Rabu, 09 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Sabtu, 03 Oktober 2026
Jangan Lewatkan! Link Streaming India vs Brasil Live di Sini
Sabtu, 03 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming India vs Brasil: Pertama dan Bersejarah
Selasa, 29 September 2026
Link Streaming Australia vs Brasil pada Selasa (29/9), Live Sebentar Lagi di Sini!
Senin, 28 September 2026
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Jumat, 25 September 2026
Hasil Pertandingan: Brasil Nyaris Dikalahkan Australia
Jumat, 25 September 2026
Australia vs Brasil Disiarkan di Mana? Sedang Berlangsung di Link Streaming Ini!
Jumat, 25 September 2026
Link Streaming Australia vs Brasil, Live Sebentar Lagi di Sini!
Jumat, 25 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Australia vs Brasil: Menambah Jam Terbang
Kamis, 24 September 2026
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Senin, 21 September 2026
Barcelona Khawatir Raphinha Pergi Bela Timnas Brasil, Mengapa?
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026